BERAU TERKINI – Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud membeberkan fakta putra daerah yang gugur dalam seleksi terbuka calon direktur utama Bankaltimtara.

Yang mana dalam proses seleksi dapat diakses oleh orang profesional dari manapun se Indonesia.

Namun dalam prosesnya ternyata prestasi putra daerah tak cukup moncer untuk melawan nama Amri Mauraga dari Sulawesi dan Romy Wijayanto yang pernah berkarir di Bank DKI.

Akhirnya tim seleksi menggugurkan nama calon yang merupakan warga Kalimantan Timur.

Rudy Mas’ud menyampaikan, bila penjaringan posisi direktur utama Bankaltimtara sudah dilakukan secara profesional.

Dimana terdapat panitia seleksi yang mengawal proses penjaringan tersebut.

“Semua orang boleh mendaftar, tidak ada masalah,” ucapnya dalam laporan video Reels Instagram @selasar.co hari ini.

Dia menyebut, setiap calon direktur memiliki standar minimal yang harus dipenuhi dalam penilaian individu.

Pertama, harus profesional di bidang perbankan. Lalu, akuntabel. Kemudian memiliki kompetensi di bidangnya.

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud. (Redaksi/BT)
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud. (Redaksi/BT)

Ia menegaskan posisi Bankaltimtara yang statusnya sebagai perusahaan perbankan yang sangat besar di Indonesia.

Yang bertugas untuk mengelola keuangan daerah dan memiliki dampak terhadap status ekonomi dari Kaltim hingga nasional.

Oleh karenanya dibutuhkan direktur atau pemimpin yang bisa membawa nama besar tersebut.

“Ini bank besar, harus diisi oleh orang yang profesional,” sebutnya.

Rudy Mas’ud menegaskan, bila saat ini nama-nama yang lolos telah melalui proses seleksi dan pencermatan oleh otoritas jasa keuangan (OJK).

Nantinya nama-nama tersebut akan direkomendasikan ke daerah untuk ditetapkan sebagai pemimpin baru di Bankaltimtara.

Selain posisi direktur utama, terdapat pula perubahan di beberapa direktur teknis hingga komisaris yang saat ini masih diisi oleh pelaksana tugas.