BERAU TERKINI – Jembatan Gunung Tabur merupakan jalan nasional yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, DPUPR Berau sebut BPJN merencakan perbaikan pada tahun ini.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau memberikan tanggapan terkait kerusakan di ruas jalan Jembatan Gunung Tabur.

Diketahui, ruas jalan di Jembatan Gunung Tabur dikeluhkan warga akibat kondisinya yang rusak.

Kerusakan ruas jalan itu kerap menyebabkan kecelakaan, bahkan sudah ada korban jiwa dari kecelakaan tersebut.

Menanggapi hal itu, Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi mengatakan, perbaikan ruas jalan di Jembatan Gunung Tabur akan dilakukan tahun ini.

Informasi itu didapatkan oleh DPUPR Berau dari pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) yang menangani ruas jalan nasional termasuk ruas jalan Jembatan Gunung Tabur.

“Jadi informasinya, kerusakan jalan di atas Jembatan Gunung Tabur itu tertangani tahun ini,” ujar Junaidi, Senin (9/2/2026).

Kondisi jalan rusak di Jembatan Gunung Tabur, Berau (Adrikni/BT)
Kondisi jalan rusak di Jembatan Gunung Tabur, Berau (Adrikni/BT)

Junaidi melanjutkan, dari informasi yang ia dapat, perbaikan jalan di Berau meliputi paket preservasi Jalan Poros Labanan, dan ruas jalan Tanjung Redeb hingga batas Bulungan.

Di mana paket perbaikan jalan senilai Rp 36 miliar itu juga meliputi penanganan kerusakan Jembatan Gunung Tabur.

“Jadi ada paket namanya preservasi Jalan Poros Labanan, Labanan, Tanjung Redeb batas Bulungan, nilainya Rp 36 M, itu sudah berkontrak dan sudah bekerja,” katanya.

Dalam perbaikan ruas jalan tersebut, pihak BPJN juga akan melakukan perbaikan di ruas jalan Teluk Bayur – Labanan dan perbaikan jalan di Jembatan Gunung Tabur.

“Kan sering kecelakaan orang hindarin lubang di daerah Poros Teluk Bayur Labanan, termasuk diantaranya yang menangani yang di atas jembatan Gunung Tabur juga perbaikan lubang-lubang,” jelasnya.