BERAU TERKINI – Komunitas Ruang Ibu di Berau menjadi wadah bagi ibu dan perempuan memanfaatkan waktu untuk diri sendiri atau me time.

Di tengah padatnya rutinitas harian, para ibu sering kali lupa meluangkan waktu untuk dirinya sendiri. Dari kegelisahan itu, lahirlah Ruang Ibu sebuah komunitas yang menjadi tempat bagi perempuan untuk beristirahat sejenak, mengisi ulang energi, sekaligus menumbuhkan kreativitas.

Komunitas ini berdiri sejak Agustus 2024, digagas oleh dua sosok kreatif di balik Jejak Jenaka, yaitu Pungky dan Ellin.

Menariknya, ide mendirikan Ruang Ibu justru muncul dari para ibu yang kerap menemani anaknya bermain di Jejak Jenaka.

Komunitas Ruang Ibu Berau (Ist)
Komunitas Ruang Ibu Berau (Ist)

“Waktu itu banyak ibu yang bilang, ‘Kapan ya ada kegiatan seperti ini, tapi khusus untuk ibu-ibu?’ Dari situlah kami berpikir untuk membuat ruang kecil bagi mereka tempat di mana ibu bisa menikmati waktunya sendiri,” tutur Pungky, salah satu founder Ruang Ibu.

Nama Ruang Ibu pun dipilih dengan makna yang dalam. Menurutnya, filosofi utamanya adalah menghadirkan ruang aman bagi perempuan untuk berhenti sejenak dari rutinitas harian dan fokus pada diri mereka sendiri.

“Kami ingin memberi kesempatan bagi ibu-ibu untuk punya me time yang berkualitas. Karena sering kali, mereka sibuk dengan urusan rumah tangga atau pekerjaan, sampai lupa memperhatikan diri sendiri,” ujarnya.

Sejak berdiri, Ruang Ibu sudah menggelar berbagai kegiatan menarik. Kegiatan perdana mereka, Hypnotherapy for Mom, disambut hangat oleh peserta.

Memasuki tahun 2025, bentuk kegiatan berkembang menjadi creative class dan workshop yang lebih beragam, seperti Natural Soap Making, Art Puding Class, Cake Decorating Class, Bloom Bag Flowers, hingga Clay in the Kitchen.

Peserta Ruang Ibu berasal dari berbagai kalangan. Tak hanya ibu rumah tangga, tapi juga ibu bekerja, bahkan perempuan muda dan mahasiswi.

Founder Ruang Ibu Berau, Pungky dan Ellin. (Ist)
Founder Ruang Ibu Berau, Pungky dan Ellin. (Ist)

Di komunitas ini, mereka semua disebut sebagai “ibu berdaya” dan “perempuan berdaya” sebutan yang mencerminkan semangat untuk terus berkembang dan memperluas relasi.

“Kami percaya setiap perempuan punya potensi besar. Tinggal diberi ruang dan kesempatan untuk berkreasi, mereka bisa sangat luar biasa,” tambah Pungky.

Ke depan, Ruang Ibu berharap bisa menghadirkan kelas-kelas yang semakin kreatif dan bermanfaat, serta menjadi tempat di mana perempuan merasa dihargai, didukung, dan dapat mengekspresikan diri dengan bebas.

“Semoga Ruang Ibu bisa terus memberi warna baru di Berau, menjadi tempat yang seru dan menyenangkan, tapi juga bermakna bagi perempuan yang ingin terus bertumbuh,” tutupnya.(*)