TANJUNG REDEB – Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyerahkan bantuan insentif tambahan kepada guru di Berau, bantuan ini merupakan bagian dari program Jospol.

Ribuan guru di Berau mendapatkan insentif tambahan senilai Rp500 ribu per bulan, yang merupakan bentuk dari program Jospol Pemprov Kaltim.

Untuk diketahui, program Jospol merupakan bentuk apresiasi Pemprov Kaltim dengan memberikan tambahan insentif kepada guru tingkat PAUD, TK, SD dan SMP, RA, MI, MTs dan pondok pesantren di Kaltim.

Tambahan insentif yang diberikan bersamaan dalam program pemberian perjalanan ibadah bagi para marbot dan penjaga rumah ibadah, ratusan perlengkapan paket ibadah bagi pemuka agama Islam, Katolik, Hindu, Buddha yang berasal dari mitra Pemprov Kaltim.

Penyerahan itu juga dibarengi dengan pemberian bantuan penyambungan KwH meter PLN secara gratis bagi 165 KK dari beberapa kampung di Berau.

Program Jospol tersebut, adalah realisasi janji politik Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud bersama Wagub Kaltim Seno Aji, yang telah dikampanyekan pada musim politik 2024 lalu.

“Ini kami berikan secara gratis, agar dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” kata Rudy Mas’ud saat meluncurkan program di SM Tower, pada Rabu (16/7/2025).

Program tersebut, diberikan sejak periode pertama masa kepemimpinan Rudy Mas’ud bersama wakilnya. Dipastikan akan terus berjalan selama ia memimpin Bumi Etam untuk lima tahun ke depan.

“Ini program yang akan selalu konsisten kami jalankan,” tuturnya.

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud memberikan secara simbolis insentif tambahan kepada perwakilan guru di Berau.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud memberikan secara simbolis insentif tambahan kepada perwakilan guru di Berau. (Sulaiman/BT)

Dia mengatakan tak ingin mengumbar lebih banyak janji lagi. Ia akan buktikan keberpihakan pemerintah dalam program Jospol dan Gratispol.

Program Jospol diketahui merupakan upaya pemerintah Kaltim untuk memastikan fasilitas pelayanan dasar dapat terpenuhi. Mulai dari kesehatan hingga pendidikan.

“Kalau Jospol ini, kami akan memperhatikan kesejahteraan para pemuka agama termasuk guru agama,” sebutnya.

Dalam pemberian insentif tambahan bagi guru, dia menyebut terdapat 31 ribu guru yang diberikan bantuan saat masa awal kepemimpinannya di Benua Etam ini.

“Ini bentuk apresiasi kami terhadap perjuangan para guru,” sebutnya.

Bupati Berau Sri Juniarsih
Bupati Berau Sri Juniarsih turut menyerahkan secara simbolis insentif tambahan kepada perwakilan guru di Berau. (Sulaiman/BT)

Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih, mengutarakan ucapan terima kasih atas perhatian Pemprov Kaltim terhadap para pemuka agama dan guru di Bumi Batiwakkal.

Program perdana ini, diminta agar selalu konsisten diberikan dengan jumlah yang dapat bertambah ke depan. Memberikan kesempatan bagi guru dan ustad maupun ustadzah agar merasakan langsung program prioritas tersebut.

“Ini perdana, semoga terus konsisten ke depan,” harapnya.

Dia pun menyampaikan, bila di Berau terdapat program yang fokus dalam peningkatan kapasistas tenaga pendidik maupun peserta didik.

Seperti Beasiswa berau cerdas, Laptop untuk 1000 guru dan penyediaan alat tulis serta gratis untuk pendaftaran sekolah dari tingkat TK, SD dan SMP. Program yang dia klaim telah selaras dengan program pemerintah di tingkat provinsi hingga pusat.

“Semoga kolaborasi ini selalu berjalan ke depan,” tutur dia. (*/ADV)