BERAU TERKINI – Agenda Reses III Anggota Komisi III DPRD Berau, Sa’ga, di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, Rabu (3/12/2025), mengungkap kekhawatiran mendalam masyarakat terkait masa depan kampung mereka. 

Warga memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan keluhan seputar krisis layanan kesehatan, meningkatnya pengangguran sarjana, dan tantangan pergeseran orientasi ekonomi dari laut ke perkebunan.

Tanjung Batu, yang secara historis menggantungkan hidup hampir seratus persen dari sektor laut, kini menghadapi fase transisi ekonomi ke perkebunan.

Fenomena pergeseran ini menjadi isu sentral dalam keluhan warga.

Menanggapi hal ini, Sa’ga mengakui tren tersebut merupakan realitas ekonomi yang harus dihadapi.

Ia menyebut pergeseran ini sebagai peluang jangka panjang. 

“Mayoritas daerah yang ekonominya naik adalah yang mulai beralih ke perkebunan,” ujarnya.

Dia menyebut komposisi nelayan ke depan bisa berkurang drastis, sehingga perlu disiapkan oleh masyarakat setempat.

Kekhawatiran lain yang disampaikan warga adalah melonjaknya pengangguran baru, terutama di kalangan lulusan sarjana.

Sa’ga menjelaskan, akar masalah utama terletak pada kebijakan nasional yang melarang daerah merekrut tenaga honorer, membatasi peluang kerja yang seharusnya bisa dibuka oleh Pemkab Berau.

Isu yang paling mendesak dan menyangkut kemanusiaan adalah krisis tenaga dokter dan kurangnya fasilitas kesehatan.

Warga menyampaikan kekecewaan karena anggaran untuk penambahan ambulans di Tanjung Batu sempat dialihkan untuk renovasi puskesmas.

Sa’ga berjanji akan segera membawa masalah ini ke meja pembahasan dengan instansi teknis terkait.

“Masalah kesehatan ini menyangkut kemanusiaan. Saya akan komunikasikan lagi soal penambahan dokter dan ambulans. Mudah-mudahan masih bisa kita perjuangkan,” tegasnya.

Pada akhirnya, seluruh aspirasi yang terekam, mulai persoalan drainase, infrastruktur, krisis dokter, hingga masa depan generasi muda, dipastikan akan dibawa ke meja pembahasan penganggaran.

Sa’ga menutup pertemuan dengan menjamin bahwa semua masukan warga akan diperjuangkan agar disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah, untuk mendorong pembangunan dan kesejahteraan Tanjung Batu. (*/Adv)