BERAU TERKINI Pemerintah Kabupaten Berau mempertegas komitmennya dalam meringankan beban pendidikan masyarakat pada tahun ini. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, dana sebesar Rp20 miliar telah disiapkan untuk program seragam sekolah gratis.

Anggaran jumbo tersebut dialokasikan khusus untuk pengadaan seragam bagi peserta didik baru di jenjang TK, SD, hingga SMP. Bantuan mencakup tiga jenis pakaian utama yakni seragam nasional, pramuka, dan batik.

Kepala Dinas Pendidikan Berau Mardiatul Idalisah mengungkapkan ada sentuhan khusus pada seragam batik yang akan dibagikan. Pihaknya telah menyiapkan desain orisinal bertema Siap Didik yang hak ciptanya sudah didaftarkan resmi.

Desain ini dirancang untuk mengakomodasi keinginan Bupati Berau Sri Juniarsih yang ingin menonjolkan identitas daerah. Nuansa budaya lokal menjadi elemen penting dalam seragam tersebut.

“Alhamdulillah motifnya sudah kami siapkan. Bupati ingin ada sentuhan kearifan lokal,” ujar Mardiatul, Selasa (13/1/26).

Selain masalah desain, aspek pengawasan juga menjadi prioritas utama dinas pendidikan. Mardiatul memastikan pihaknya menggandeng Kejaksaan dan Kepolisian untuk melakukan pendampingan di lapangan.

Langkah ini diambil untuk menutup celah penyimpangan anggaran maupun distribusi. Pihaknya ingin memastikan bantuan puluhan miliar rupiah ini benar-benar sampai ke tangan siswa yang berhak tanpa potongan.

“Program ini akan kita kawal agar siswa benar-benar menerima seragam secara gratis,” tegasnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Berau Ali Syahbana menambahkan, realisasi program ini merupakan perluasan dari tahap awal yang dimulai pada APBD Perubahan 2025. 

Pemkab berupaya mengisi celah jenjang pendidikan dasar yang tidak terjangkau program pemerintah provinsi.

Terkait teknis pembagiannya, orang tua diminta bersabar karena akan ada proses pengukuran badan terlebih dahulu saat siswa masuk sekolah. Disdik memberikan toleransi waktu sekitar satu bulan bagi siswa baru untuk belum berseragam lengkap.