BERAU TERKINI Realisasi belanja APBD Berau baru 40 persen, Sekda Muhammad Said optimis serapan anggaran meningkat dan mencapai target.

Realisasi anggaran APBD Berau hingga pertengahan tahun baru mencapai sekitar 40 persen. Sekda Berau, Muhammad Said menerangkan bahwa lambatnya serapan anggaran pada semester pertama tahun ini lebih banyak disebabkan oleh kendala teknis, terutama pada aspek administrasi.

Salah satu faktor utamanya adalah proses sertifikasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang belum sepenuhnya rampung di awal tahun, sehingga sejumlah program mengalami keterlambatan pelaksanaan.

“Memang di awal tahun banyak kegiatan yang masih dalam tahap proses. Ada yang terhambat karena PPK belum tersertifikasi. Tapi bukan berarti program tidak berjalan. Setelah administrasinya selesai, pelaksanaannya akan kita kebut agar target tercapai,” ungkap Muhammad Said saat dihubungi pada Jumat (12/9/2025).

Meskipun realisasi masih di bawah 50 persen, Muhammad Said menegaskan bahwa pihaknya tetap optimistis capaian realisasi belanja APBD akan meningkat signifikan pada semester kedua. Ia menyebut periode Juli hingga Desember sebagai masa krusial bagi percepatan realisasi anggaran, dan Pemkab telah menyiapkan langkah strategis untuk mendorong semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih aktif.

“Tren serapan anggaran memang biasanya meningkat tajam menjelang akhir tahun. Tapi kita tidak ingin OPD hanya aktif di penghujung tahun. Disiplin dalam menjalankan program sesuai jadwal harus menjadi komitmen bersama,” tambahnya.

Muhammad Said juga menekankan pentingnya peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjaga konsistensi pelaksanaan program, agar manfaat dari anggaran yang digelontorkan pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Untuk itu, ia meminta setiap kepala OPD tidak menunda-nunda pekerjaan, serta meningkatkan koordinasi lintas sektor demi efektivitas pelaksanaan kegiatan.

“Bagi kami, ini bukan hanya soal mengejar target serapan anggaran, tapi bagaimana anggaran yang digunakan bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Baik itu dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, maupun program pemberdayaan,” tegasnya.

Said menuturkan bahwa Pemkab Berau juga akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja serapan anggaran di setiap OPD, termasuk mengidentifikasi hambatan teknis yang mengganggu jalannya program.

Selain itu, juga membuka ruang bagi instansi teknis untuk berkonsultasi secara langsung jika menemui kendala, agar solusi bisa segera ditemukan dan implementasi program tidak semakin tertunda.

“Kita ingin semua OPD bergerak serempak. Jangan tunggu sampai akhir tahun baru dikejar-kejar. Semuanya harus sesuai perencanaan dan target. Kalau itu dijalankan, saya yakin serapan anggaran bisa optimal,” tandasnya.