BERAU TERKINI – Realisasi serapan anggaran di Pemerintah Kabupaten Berau baru mencapai 40,25 persen hingga semester pertama 2025.

Hal ini harus menjadi catatan bagi setiap organisasi perangkat daerah (OPD) hingga pemerintah kampung.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, meminta setiap jajarannya untuk lebih inovatif dan kreatif dalam memaksimalkan realisasi anggaran.

“Masifkan kegiatan yang bisa menyentuh langsung ke masyarakat,” kata Sri Juniarsih beberapa waktu lalu.

Namun,dia mengatakan, administrasi di pemerintah masih berproses. Dibutuhkan waktu yang cukup demi memastikan program tersebut telah berdasarkan pada peraturan perundangan yang berlaku.

“Jadi administrasi ini yang masih akan terus kami upayakan,” sebutnya.

Komunikasi intens lintas OPD dan pemerintah kecamatan hingga kampung menjadi kunci capaian tersebut bisa selesai sesuai target pemerintah.

Sri Juniarsih tak ingin APBD Berau 2025 sebesar Rp5,2 triliun tak diserap maksimal karena akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat dari kampung hingga di kawasan perkotaan. 

“APBD kita besar, harus dimaksimalkan serapannya untuk kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Bupati dua periode ini menyoroti program infrastruktur hingga pembangunan sumber daya manusia secara serius. Sebab, dua sektor tersebut menjadi penunjang Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Berau pada tahun ini.

“Setiap triwulan saya selalu bersurat ke setiap OPD, memonitor serapan anggaran,” ungkapnya.

Dia menekankan, kemampuan SDM yang mumpuni dapat menjadi kunci pengolahan sumber daya di setiap kampung. Sehingga, warga asli Berau tak hanya jadi penonton dalam pengelolaan sumber daya di Bumi Batiwakkal.

“Ini yang selalu saya pesankan dan ini terpenting, pembangunan SDM,” tutupnya. (*/Adv)