BERAU TERKINI – Ratusan lulusan baru dari berbagai sekolah tinggi dan universitas di Berau baru saja diwisuda, menambah sekitar 450 lebih tenaga kerja terdidik yang siap memasuki dunia profesional.
Jumlah SDM yang besar ini diharapkan dapat menghidupi berbagai sektor industri di Bumi Batiwakkal.
Namun, Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengingatkan agar lulusan ini tidak justru menambah angka pengangguran terbuka yang saat ini masih di atas 5 persen.
Dalam keterangannya usai menghadiri Rapat Senat Terbuka Wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Tanjung Redeb, Kamis (27/11/2025), Gamalis menyampaikan pesan serius kepada perusahaan-perusahaan di Berau, mulai dari sektor perkebunan hingga pertambangan.
Gamalis meminta agar perusahaan dapat membuka jalan bagi para wisudawan ini.
Meskipun kualifikasi instan mungkin belum terpenuhi, Gamalis menekankan pentingnya memberikan kesempatan awal.
“Kalau kualifikasi, tentu belum ada. Tapi berikan mereka kesempatan untuk ikut magang,” tegas Gamalis.
Program magang dianggap krusial untuk mematangkan diri para wisudawan sebelum mereka terjun ke dunia kerja sesungguhnya.
Program Magang Nasional dari Kementerian Ketenagakerjaan pun diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bekal yang layak untuk mencari sumber penghidupan.
Gamalis juga menyoroti peran institusi pendidikan tinggi. Pihak universitas dan sekolah tinggi didorong untuk aktif menjalin kerja sama resmi dengan perusahaan guna memastikan adanya kesempatan magang yang terstruktur bagi mahasiswa.
Hal ini dinilai sebagai alternatif yang baik agar para lulusan tidak kebingungan setelah menyelesaikan studi mereka.
“Ini bisa jadi salah satu alternatif yang baik untuk mahasiswa yang sedang dididik,” ujarnya.
Selain itu, dalam upaya menekan angka pengangguran terbuka, Pemerintah Kabupaten Berau tengah menggarap pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK).
BLK ini akan menjadi tempat resmi untuk menempa dan memberikan sertifikasi kepada SDM lokal.
Gamalis berharap, BLK tersebut dapat segera beroperasi penuh pada tahun depan.
“Semoga tahun depan sudah bisa operasi,” harapnya. (*/Adv)
