BERAU TERKINI – Vinicius Junior tak berdiri sendirian setelah mendapatkan pelecehan verbal rasis oleh penyerang Benfica Gianluca Prestianni.

Pemain asal Brasil itu mendapat dukungan langsung oleh tim yang dibelanya di Piala Dunia tersebut.

Di akun instagram resmi Brasil @brasil, Federasi Sepakbola Brasil (CBF) menyatakan bersolidaritas atas luka yang menimpa Vinicius Junior.

Dengan tegas CBF mengutarakan bila rasisme merupakan kejahatan.

“Rasisme tidak boleh ada di sepakbola manapun,” tulisnya di postingan yang menunjukkan Vinicius Junior sedang memegang dada.

Pelatih Benfica Jose Mourinho, yang berang dengan sikap Vinicius Junior. (threads/@fabrizioromano)
Pelatih Benfica Jose Mourinho, yang berang dengan sikap Vinicius Junior. (threads/@fabrizioromano)Pelatih Benfica Jose Mourinho, yang berang dengan sikap Vinicius Junior. (threads/@fabrizioromano)

Federasi sepakbola Brasil memastikan keberpihakannya untuk memerangi perilaku rasis.

Pihaknya memuji tindakan Vinicius Junior yang melaporkan sikap tercela itu.

Aksi yang berujung dengan dihentikannya pertandingan selama 8 menit, di bawah pengaturan wasit Francois Letexier.

“Kami berada di sisi mu (Vinicius Junior),” tutup tulisan akun @brasil.

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa menegaskan bila dirinya memercayai perkataan Vinicius Junior.

Ia meyakini bila Vinicius Junior tak mengarang akan pelecehan verbal rasis yang dia terima.

“Saya tidak meragukan kata-kata Vinicius Junior,” ucapnya.

Selain solidaritas dari Brasil, dia juga mendapat dukungan dari sang pelatih Alvaro Arbeloa.

Alvaro Arbeloa pun tidak kecewa dengan sikap Vinicius Junior yang meninggalkan lapangan pertandingan.

Menurut dia, sikap tersebut merupakan keputusan yang tepat untuk memerangi perilaku rasis di lapangan hijau.

“Apapun yang diputuskannya, kami tetap mendukung,” tegas dia, mengutip komentarnya dari laman resmi Real Madrid.

Mantan pemain Real Madrid itu, mengaku sangat mengenal pemain asuhannya itu.

Karakter pemain yang santun dan dicintai dalam klub, membuat tak ada alasan untuk tidak membela Vinicius Junior.

Pun juga dengan jiwa tanggungjawab yang dimiliki Vinicius Junior.

Sebagai tulang punggung klub, dia akui bila Vinicius Junior merupakan pejuang di dalam klub.

“Pemuda ini dicintai semua orang,” katanya.