BERAU TERKINI – Berbagai persoalan yang dihadapi warga di Kelurahan Tanjung Redeb, Kecamatan Tanjung Redeb, tumpah dalam kegiatan Reses Masa Sidang II Anggota DPRD Berau, Ratna, yang digelar baru-baru ini di Gang Celebes.
Puluhan warga yang hadir memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan keluhan secara langsung, mulai dari isu pendidikan yang memberatkan hingga masalah lingkungan yang mengancam kesehatan.
Di sektor pendidikan, warga menyoroti adanya pungutan di sekolah yang dinilai membebani orang tua di tengah kondisi ekonomi yang sulit.
“Kami berharap pemerintah dapat menertibkan hal ini, karena kondisi ekonomi masyarakat banyak yang pas-pasan,” ungkap salah satu warga dalam pertemuan tersebut.
Selain itu, warga juga meminta pemerintah daerah dapat menyediakan seragam sekolah gratis dan mengatasi masalah pencairan dana beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang dinilai masih bermasalah.
Dari sisi infrastruktur lingkungan, aspirasi yang mengemuka adalah kebutuhan mendesak untuk semenisasi jalan gang, perbaikan drainase untuk mencegah banjir, pemindahan meteran listrik, serta pemasangan lampu jalan.
Keluhan yang tak kalah serius datang dari masyarakat di Perumahan PBB. Mereka mengadukan dampak debu dari aktivitas perusahaan tambang di dekat pemukiman yang dianggap sangat mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak.
Menanggapi rentetan keluhan tersebut, Ratna menegaskan komitmennya untuk menampung dan memperjuangkan seluruh aspirasi warga dalam pembahasan di tingkat DPRD Berau.
“Reses bukan sekadar agenda formal DPRD, melainkan wadah komunikasi langsung antara wakil rakyat dengan konstituen. Masukan masyarakat ini penting agar program pembangunan berjalan tepat sasaran,” tutupnya. (*)
