BERAU TERKINI– PT Marina Bara Lestari (PT MBL) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkar tambang.

Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) pilar pendidikan, perusahaan melaksanakan program penuntasan wajib belajar dengan menghadirkan akses pendidikan alternatif berupa penyetaraan ijazah Paket A, B, dan C.

Program ini terlaksana berkat kolaborasi dengan PKBM Ar Rizky yang telah terakreditasi serta dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kabupaten Berau. Adapaun yang mengikuti kegiatan ini berasal dari Kampung Gunung Sari, Harapan Jaya, Siduung Indah, Bukit Makmur, hingga Pandan Sari.

Dalam acara penyerahan bantuan simbolis, Perwakilan Manajemen PT MBL, Dwi Bramantio, menegaskan pentingnya pendidikan sebagai hak dasar setiap warga negara.

“Ditegaskan oleh Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31 bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Hal inilah yang menjadi dasar kami untuk turut serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkar tambang,” jelasnya.

“Selain penyetaraan ijazah, PT MBL juga telah menyalurkan bantuan sarana prasarana pendidikan, beasiswa, serta mendukung program sekolah Adiwiyata,” tambahnya.

PT Marina Bara Lestari Dukung Penuntasan Wajib Belajar di Kecamatan Segah, Berau (Ist)
PT Marina Bara Lestari Dukung Penuntasan Wajib Belajar di Kecamatan Segah, Berau (Ist)

Para peserta akan mendapatkan pendampingan belajar secara rutin, baik tatap muka maupun daring, hingga mengikuti ujian penyetaraan nasional. Dengan begitu, masyarakat di Kecamatan Segah, dapat memperoleh ijazah resmi yang diakui negara.

Melalui program ini, PT MBL kembali membuktikan peran aktifnya dalam mendukung pemerintah daerah untuk menekan angka anak tidak sekolah atau ATS serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Berau.

Kegiatan yang digelar di Kampung Harapan Jaya ini disambut baik oleh berbagai pihak. Kepala Kampung Harapan Jaya, Ali Sasmirul, menyebut program ini sebagai bukti nyata sinergitas tiga pilar pembangunan.

“Program ini adalah bukti sinergitas antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan. Semoga langkah ini menjadi awal yang baik untuk peningkatan mutu pendidikan di Kecamatan Segah,” ujarnya.

Camat Segah, Noor Alam, juga mendorong para peserta agar serius mengikuti kegiatan hingga tuntas.

“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti pembelajaran dengan baik hingga menyelesaikan ujian penyetaraan nasional,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Berau memberikan piagam penghargaan kepada PT MBL atas kontribusinya dalam mengurangi angka ATS.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Ali Syahbana, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini, diharapkan menjadi inspirasi bagi perusahaan lain di sektor industri untuk turut berkontribusi dalam membangun masyarakat melalui pendidikan.(*/adv)