BERAU TERKINI – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau terus mematangkan kesiapan menjelang musim libur panjang dengan memperkuat kualitas pelayanan di berbagai destinasi unggulan.

Langkah ini diambil guna memastikan para wisatawan mendapatkan kesan positif serta jaminan keamanan selama berkunjung ke Bumi Batiwakkal.

Plt Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, menjelaskan, salah satu fokus utama pihaknya adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Melalui pertemuan rutin, pelatihan, hingga perlombaan tahunan, Disbudpar membekali pengelola desa wisata dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dengan berbagai kompetensi penting, mulai dari etika pelayanan, manajemen administrasi, pembuatan konten promosi, hingga sertifikasi pemandu wisata profesional.

“Jadi Insya Allah secara etika, kemudian secara pengelolaan itu sudah cukup mumpuni, karena dibekali dengan wawasan ya. Termasuk juga sertifikasi untuk mereka,” ungkap Samsiah, Kamis (26/2/2026).

Plt Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir.
Plt Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir.

Hasil dari pembinaan berkelanjutan ini mulai terlihat di sejumlah titik, salah satunya di wilayah Segah.

Objek wisata Air Terjun Tembalang di Kampung Punan Malinau kini tampil lebih tertata dan mengalami kemajuan signifikan.

Tidak hanya dari segi estetika, kenyamanan bersama juga diperkuat dengan pemasangan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang wajib ditaati oleh pengunjung maupun pengelola.

Selain penguatan kapasitas SDM, Disbudpar juga melakukan pembangunan fisik secara bertahap untuk menambah daya tarik serta keamanan atraksi wisata.

Di Kecamatan Bidukbiduk, misalnya, pemerintah melakukan perombakan pada fasilitas trekking.

Konsep trekking apung yang selama ini digunakan dinilai kurang aman karena permukaannya yang licin dan berisiko bagi keselamatan pengunjung.

Sebagai gantinya, pihak Disbudpar membangun trekking kayu bertingkat dengan material berkualitas tinggi untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan.

“Sekarang kami ganti treking kayu. Kayu yang kualitas bagus, kemudian mereka bisa dalam jumlah banyak berada di situ. Jadi Insya Allah kami juga memperhatikan untuk keamanan pengunjung seperti itu,” jelas Samsiah.

Pembangunan fasilitas tambahan ini diharapkan mampu mengakomodasi kerumunan pengunjung dalam jumlah besar tanpa mengesampingkan aspek keamanan.

Sinergi antara SDM yang profesional dan infrastruktur yang memadai menjadi strategi utama Disbudpar Berau untuk menjadikan daerah ini sebagai destinasi wisata pilihan yang aman dan nyaman di Kalimantan Timur. (*)