BERAU TERKINI – Di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Berau menjadikan sektor pariwisata sebagai tumpuan utama ekonomi, pembenahan sarana dan prasarana masih menyisakan catatan kritis.
Salah satu persoalan mendasar yang disorot adalah minimnya penerangan di sejumlah kawasan wisata.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Abdul Waris, menegaskan, kondisi penerangan jalan harus menjadi perhatian serius Pemkab Berau.
Ia mendesak Dinas Perhubungan Berau untuk segera memprioritaskan pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) secara merata.
Menurut Waris, keberadaan PJU sangat vital, terutama di daerah tujuan wisata.
Hal ini berkaitan erat dengan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi para wisatawan yang berkunjung.
“Keberadaan PJU ini sangat penting di daerah wisata. Ini kaitannya erat dengan keamanan dan kenyamanan wisatawan,” tutur Waris.
Minimnya jumlah PJU, kata Waris, paling kentara terlihat di Kecamatan Bidukbiduk.
Kondisi ini sangat disayangkan karena Bidukbiduk bukan hanya dikenal sebagai destinasi wisata unggulan, tetapi direncanakan akan menjadi lokasi pelabuhan besar di masa depan.
“Harusnya infrastruktur pendukungnya dapat dipersiapkan secara matang dulu,” kritiknya.
Selain masalah di kawasan wisata, Waris juga menyayangkan distribusi PJU yang dinilai tidak merata di Berau.
Ia menyebut, ada beberapa kampung di sejumlah kecamatan yang memiliki jumlah PJU yang tidak ideal dan tidak sebanding dengan jumlah rumah warga.
Waris pun mempertanyakan dasar pertimbangan di balik kebijakan distribusi tersebut.
“Jujur, saya tidak tahu apa pertimbangannya, kenapa bisa sampai terjadi kejadian seperti itu. Tapi seharusnya itu bisa menjadi evaluasi ya untuk pemerintah daerah ya,” pungkasnya. (*/Adv)
