BERAU TERKINI – Presiden Prabowo mengaku banyak serangan kepada dirinya saat menjalankan program MBG.

Program makan bergizi gratis atau MBG merupakan program andalan Presiden Prabowo.

Prabowo mengaku tak mudah memperkenalkan dan menjalankan program MBG.

Dia mengatakan, banyak akademisi yang meragukan program ini, bahkan sejumlah profesor disebut meramalkan program MBG akan gagal.

Presiden Prabowo saat meninjau SPPG milik Polri (YouTube/Setpres BPMI)
Presiden Prabowo saat meninjau SPPG milik Polri (YouTube/Setpres BPMI)

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat peresmian dan peninjauan SPPG milik Polri, di Palmerah, Jakarta Pusat, Jumat (13/2/2026).

“Waktu saya melancarkan program ini saya diejek, dijelek-jelekin, dituduh macam-macam, bahkan yang mengejek banyak orang terdidik, profesor-profesor terkenal,” ujar Presiden Prabowo dikutip dari YouTube BPMI Setpres

“Dan mereka meramalkan program ini pasti gagal, program ini menghambur-hamburkan uang,” tambahnya.

Presiden Prabowo mengatakan, program MBG sangat dibutuhkan oleh rakyat Indonesia khususnya dari kalangan kelas bawah.

Presiden Prabowo saat meninjau SPPG milik Polri (YouTube/Setpres BPMI)
Presiden Prabowo saat meninjau SPPG milik Polri (YouTube/Setpres BPMI)

“Makan bergizi gratis mungkin tidak penting bagi orang berada, tidak penting bagi orang di atas, tapi makan bergizi gratis sangat sangat diperlukan oleh mayoritas rakyat,” ucapnya.

Lebih jauh, Presiden Prabowo memberikan apresiasi kepada Polri yang turut membantu pemerintah pusat dalam menjalankan program MBG.

Prabowo mengapresiasi keterlibatan Polri dalam menjalankan program MBG meski bukanlah tugas pokok utama institusi Polri.

“Tugas pokok ya sebagai penegak hukum, pelaku utama keamanan dan ketertiban masyarakat ya. Tapi faham yang lebih besar keamanan dan ketertiban masyarakat yang sesungguhnya yakni saat rakyat masyarakat merasa aman merasa bahagia dan keamanan,” ujarnya.

“Dan yang utama adalah keamanan dan kesejahteraan anak-anaknya, keluarganya dan keamanan yang utama adalah aman dari lapar,” ucapnya.