BERAU TERKINI – Presiden Prabowo menyampaikan sejumlah capaian pemerintahan yang dipimpinnya dalam setahun terakhir.

Pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran genap setahun pada hari ini.

Diketahui Presiden Prabowo dan Wapres Gibran dilantik pada 20 Oktober 2024 lalu.

Dalam setahun pemerintahannya, Presiden Prabowo dan Wapres Gibran memimpin sidang kabinet paripurna Kabinet Merah Putih di Istana Negara.

Semua anggota kabinet yakni menteri, wakil menteri, utusan presiden, penasihat presiden hingga Jaksa Agung, Kapolri dan Panglima TNI hadir.

Menurut Presiden Prabowo ada sejumlah capaian Kabinet Merah Putih yang harus dibanggakan. Seperti bertumbuhnya ekonomi di tengah ketidakpastian global hingga penurunan angka pengangguran dan kemiskinan.

“Kita berdiri di depan rakyat kita saya rasa dengan penuh kehormatan dan kepercayaan diri. Kita telah bekerja keras, tadi kita telah menghasilkan hal-hal yang dirasakan oleh rakyat,” kata Presiden Prabowo, Senin (20/10/2025) dikutip dari Beritasatu.

“Pertama kita sudah mencapai hal-hal yang sangat positif di bidang ekonomi di tengah ketidakpastian dunia, Alhamdulillah, kita masih mampu menjaga pertumbuhan ekonomi tetap tinggi, pada kisaran 5 persen. Untuk kondisi sekarang, ini termasuk yang tertinggi di G-20,” katanya.

Selain itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) mencatat rekor baru dengan menembus level 8.000 poin, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. “Ini di luar dugaan, dan merupakan hasil kerja keras seluruh tim ekonomi kita,” kata Prabowo disambut tepuk tangan hadirin.

Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna (YouTube/BPMI Setpres)
Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna (YouTube/BPMI Setpres)

Presiden Prabowo juga menyampaikan keberhasilan untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan. Dia mengklaim angka kemiskinan mencapai angka terendah sepanjang sejarah.

“Kita bersyukur juga angka kemiskinan turun ke 8,47 persen. Ini angka terendah sepanjang sejarah Republik Indonesia. Kita bersyukur dan berterima kasih, walaupun kita tidak boleh puas,” ujar Prabowo.

Presiden juga mengungkapkan bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) menurun menjadi 4,67 persen, capaian terendah sejak krisis ekonomi Asia 1998.

“TPT turun ke angka 4,67 persen. Ini terendah sejak krisis 1998. Namun, kita tidak boleh puas karena 4,67 persen dari 287 juta penduduk tetap berarti jutaan orang belum punya pekerjaan,” jelasnya.

Di bidang kesehatan, Presiden Prabowo mengakui perlu adanya terobosan untuk menambah jumlah dokter. Sebab kebutuhan akan dokter di Indonesia sangat besar.

Dia menyebut kekurangan dokter dan tenaga medis tidak hanya dialami Indonesia, tetapi juga negara maju, seperti Inggris dan Jerman. Bedanya, negara-negara tersebut mampu menutup kekurangan dengan menarik tenaga medis dari luar negeri.

“Inggris kekurangan dokter sangat banyak. Mereka ambil dokter dari mana-mana, dari Eropa Barat, Amerika, bahkan Asia. Mereka mampu bayar sangat tinggi. Ini yang jadi tantangan bagi kita,” katanya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Prabowo meminta agar penerima beasiswa LPDP diperbanyak dan difokuskan untuk bidang kedokteran.

“Kalau perlu kita tambah beasiswa LPDP, dan prioritasnya antara lain yang paling atas adalah untuk kedokteran,” tegasnya.

Lebih jauh, Presiden Prabowo juga menyampaikan sejumlah rencananya ke depan, khususnya di bidang industri. Dia mengatakan, Indonesia akan memiliki pabrik mobil nasional.

“Saudara-saudara, ini belum merupakan prestasi, tetapi sudah kita mulai rintis. Kita akan punya mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun yang akan datang,” ujarnya.

Ia mengungkapkan Indonesia telah berhasil memproduksi kendaraan jenis jip yang digunakan oleh para pejabat dan perwira TNI. Kendaraan itu menjadi kebanggaan tersendiri karena dirancang dan dibuat di dalam negeri. Kendaraan jip yang dimaksud adalah kendaraan taktis ringan Maung yang diproduksi oleh PT Pindad.

“Sekarang pejabat-pejabat kita, perwira-perwira kita bangga karena tidak lagi memakai jip buatan negara lain. Kita pakai jip buatan Indonesia sendiri. Komandan pasukan kita kalau naik kendaraan untuk memimpin pasukan, dia bangga karena pakai jip buatan Indonesia,” katanya.

Presiden Prabowo juga menginstruksikan agar penggunaan kendaraan buatan dalam negeri tersebut diterapkan secara luas di lingkungan pemerintahan dan militer.

“Sebentar lagi saudara-saudara harus pakai Maung semua. Saya enggak mau tahu, mobil-mobil bagus dipakai kalau libur saja. Kalau saya enggak panggil, bolehlah pakai mobil itu,” ujarnya.