BERAU TERKINI – Presiden Prabowo melantik kepengurusan Dewan Energi Nasional, beranggotakan menteri kabinet hingga unsur pemangaku kepentingan.
Presiden Prabowo melantik anggota Dewan Energi Nasional di Istana Negara Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Dewan Energi Nasional terdiri dari unsur pemerintah dan unsur pemangku kepentingan atau stakeholder.

Dari unsur pemangku kepentingan, mereka yang dilantik adalah Johni Jonatan Numberi, Mohammad Fadhil Hasan, Satya Widya Yudha, Sripeni Inten Cahyani, Unggul Priyanto, Saleh Abdurrahman, Muhammad Kholid Syeirazi, dan Surono.
Adapun dari unsur pemerintah, Presiden Prabowo melantik Menteri ESDM, Menkeu, Mendiktisaintek, Menteri LH, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Menhub, Menperin, serta Mentan ke jajaran Dewan Energi Nasional.
Presiden Prabowo mendapuk Bahlil Lahadalia yang juga Menteri ESDM sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional.
Menurut Bahlil Lahadalia, Presiden Prabowo duduk sebagai Ketua Umum Dewan Pengarah dari Dewan Energi Nasional.
“Dewan Pengarah Dewan Energi Nasional ketua umumnya adalah Bapak Presiden dan saya hanya sebagai ketua harian,” jelas Bahlil Lahadalia dikutip dari YouTube BPMI Setpres.
Bahlil Lahadalia menjelaskan, pelantikan Dewan Energi Nasional menegaskan fokus Presiden Prabowo di sektor energi.

“Pelantikan hari ini mennadai babak baru bagaimana kita fokus di energi, kita tahu fokus bapak prsiden adalah swasembada energi,” katanya.
“Ini sebagai bentuk Bapak Presiden yang mempunyai perhatian khusus dan menempatkan DEN sebagai skala prioritas,” jelasnya.
Lebih jauh, Bahlil Lahadalia mengatakan terdapat beberapa agenda Dewan Energi Nasional seperti tahapan menuju swasembda energi hingga pengembangan energi nuklir di Indonesia.
“Kami akan lakukan rapat pertama, sidang pertama, dan akan dipimpin oleh Bapak Presiden, setelah itu kami akan mendengar arahan dari bapak presiden dan kami akan sampaikan rencana kerja dalam satu tahun ke depan,” katanya.
“Bapak Presiden ada 4 fokus, yang pertama kedaulatan energi, ketahanan energi, kemandirian energi, dan yang keempat adalah swasembada,” ujarnya.
