BERAU TERKINI – Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menekankan pentingnya pemanfaatan lahan yang belum tergarap secara maksimal untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.

Ia menilai, Berau memiliki potensi besar di sektor pertanian yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal.

Menurutnya, masih banyak lahan produktif yang sebenarnya bisa diolah menjadi lahan pertanian, namun belum mendapat pengelolaan serius.

“Banyak lahan yang sebenarnya bisa dikelola. Ini bukan lahan tidur, tapi memang belum digarap secara serius,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPRD Berau, Kamis (5/3/2026).

Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi.
Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi.

Politisi PKS tersebut menegaskan, ketahanan pangan daerah tidak boleh terus bergantung pada pasokan dari luar.

Karena itu, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Berau meningkatkan perhatian pada sektor pertanian.

“Tapi ini perlu dukungan anggaran dari Dinas Pertanian,” jelasnya.

Menurut Sumadi, dukungan tersebut penting untuk menjamin ketersediaan pupuk, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta penguatan koperasi petani.

Saat ini, kata dia, pemanfaatan lahan mulai menunjukkan perkembangan.

Program penanaman padi di Berau telah berjalan di lahan seluas sekitar 895 hektare dan direncanakan akan terus diperluas. 

Ia juga mengapresiasi langkah Bulog yang mulai menyerap hasil panen petani Berau. 

Namun, Sumadi mengingatkan perlunya dukungan infrastruktur, terutama gudang penyimpanan, agar hasil panen dapat tersimpan dengan baik.

“Kita ingin Berau mandiri secara pangan agar kebutuhan pokok tidak terus bergantung pada pasokan luar daerah,” pungkasnya. (*/Adv)