BERAU TERKINI – Sektor pertanian Kalimantan Timur menunjukkan tren yang menggembirakan pada awal tahun ini. Potensi luas panen padi pada periode Januari hingga Maret 2026 diperkirakan mengalami lonjakan signifikan.
Badan Pusat Statistik atau BPS Kaltim mencatat potensi luasan panen mencapai 25,20 ribu hektare. Angka ini naik sekitar 24,64 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang hanya 20,22 ribu hektare.
Kepala BPS Provinsi Kaltim Mas’ud Rifai menjelaskan bahwa kenaikan ini meneruskan tren positif yang terjadi sepanjang tahun lalu. Realisasi luas panen sepanjang 2025 tercatat mencapai 66,52 ribu hektare atau tumbuh 5,51 persen.
Peningkatan luasan panen tersebut berbanding lurus dengan total produksi padi. Sepanjang tahun lalu produksi mencapai 270,87 ribu ton Gabah Kering Giling atau GKG, naik 8,50 persen dari tahun 2024.
Puncak Produksi September
Berdasarkan catatan bulanan, fluktuasi produksi terlihat cukup ketara antar musim. Produksi terendah tercatat terjadi pada awal tahun atau bulan Januari di angka 0,87 ribu ton GKG.
Sebaliknya, geliat panen mencapai titik tertingginya pada triwulan ketiga. Mas’ud merinci detail waktu panen raya yang mendongkrak angka produksi tahunan tersebut.
“Produksi padi tertinggi pada 2025 terjadi pada Bulan September, yaitu sebesar 67,68 ribu ton GKG,” kata Mas’ud, Rabu (4/2/2026).
Dominasi Kukar dan Paser
Jika dikonversi menjadi beras untuk konsumsi pangan, total produksi 2025 setara dengan 157,55 ribu ton beras. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 12,34 ribu ton dibanding tahun sebelumnya.
Secara kewilayahan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Paser, dan Penajam Paser Utara masih menjadi lumbung pangan utama. Ketiga daerah ini mencatatkan total produksi tertinggi di Benua Etam.
Sementara itu, wilayah perkotaan seperti Bontang dan Balikpapan, serta Kabupaten Mahakam Ulu berada di urutan terbawah. Mas’ud menutup penjelasannya dengan menyoroti siklus produksi terendah yang biasanya terjadi di pembuka tahun.
“[Sementara] produksi terendah terjadi pada Bulan Januari,” tutupnya.
