BERAU TERKINI – BPBD Berau beri peringatan soal potensi banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Berau.
Hujan yang melanda Berau pada Senin (2/2/2026) kemarin sempat menyebabkan Sungai Kelay meluap dan menyebabkan genangan air di Kampung Tumbit Melayu dan Kampung Tumbit Dayak.
Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat, yang mengatakan luapan sungai tidak menyebabkan banjir besar di kampung tersebut.
“Banjir tapi genangan aja dia, Tumbit Melayu, Tumbit Dayak. Surut-surut, tapi ancamannya kan ke depan masih, debit hujan lumayan ini, masih tinggi,” ungkapnya, Selasa (3/2/2026).
Meski Sungai Kelay sempat meluap, kini kondisinya sudah berangsur surut.
“Nda terlalu dalam, karena di hilir surut kan cepat dia langsung surut lagi kembali. Tidak ada kenaikan, jauh,” ujarnya.
Pihaknya menjelaskan potensi banjir masih berpeluang terjadi di Daerah Aliran Sungai Kelay dan Sungai Segah, dikarenakan prediksi musim hujan masih panjang.

Wilayah yang terkena dampak banjir jika intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari ke depan adalah Kampung Merabu, Merasa, Punan Malinau, Long Ayap, Long Ayan dan hampir semua wilayah hulu.
Sedangkan daerah yang diperkirakan mengalami banjir berupa genangan saja, meliputi Kampung Bena Baru, Inaran, Tumbit Melayu, dan Tumbit Dayak.
Selain curah hujan dengan intensitas lebat, kenaikan debit air juga disebabkan oleh banjir kiriman di wilayah hulu sungai.
“Di hulu aja naik, cuma masuk surut lagi dia karena kiriman,” singkatnya.
Untuk mengantisipasi banjir, pihak BPBD Berau sudah memberikan informasi kepada aparat pemerintahan, mulai dari tingkat kelurahan atau kampung hingga kecamatan.
Pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk bersiaga apabila terjadi banjir.
“Pertama langkah-langkahnya cari daerah pemukiman yang lebih tinggi, dataran yang lebih tinggi. Dokumen-dokumen berharga, penting lainnya diamankan terus hindari listrik, itu umumnya sih,” ujarnya.
