BERAU TERKINI – Dispora Kaltim tak berani menggaransi dihelatnya Pekan Olahraga Provinsi alias Porprov Kaltim ke VIII yang rencananya digelar 2026 ini.

Sebab, belum ada kepastian jumlah anggaran yang akan digelontorkan Pemprov Kaltim untuk hajatan empat tahun sekali itu.

Ketika anggaran tak diberikan, maka hajatan olahraga terbesar di Kaltim itu berpotensi mundur pada tahun depan.

Kepastian itu baru akan didapatkan dalam pertemuan Dispora se-Kaltim pada awal April mendatang.

Kondisi ini dibeberkan Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading.

Dia mengatakan, pertemuan terkait kepastian gelaran Porprov 2026 dibahas pada Ramadan lalu.

Namun diundur lantaran aktivitas yang padat dari setiap perwakilan Dispora se-Kaltim.

“Akhirnya disepakati April ini,” kata Rasman dalam laporan Kaltim Post.

Kontingen Drumband Berau yang tampil di Babak Kualifikasi Porprov 2026 Kaltim di Kota Samarinda, 10–15 Desember 2025.
Kontingen Drumband Berau yang tampil di Babak Kualifikasi Porprov 2026 Kaltim di Kota Samarinda, 10–15 Desember 2025.

Tak sekadar rapat biasa, pertemuan ini akan membedah persoalan mendasar.

Terutama soal kemampuan anggaran daerah yang kini menjadi isu paling krusial.

Sejumlah kabupaten/kota bahkan mulai angkat tangan jika Porprov tetap dipaksakan berlangsung November 2026.

Keterbatasan fiskal jadi alasan utama.

Namun, opsi penundaan ke 2027 juga bukan tanpa risiko.

Belum ada jaminan kondisi keuangan daerah akan lebih baik. Justru, potensi beban anggaran bisa makin berat karena bertumpuk dengan agenda olahraga lain.

“Kalau 2026, konsekuensinya seperti itu. Kalau 2027 juga ada risikonya. Semua sudah kami hitung,” kata Rasman.

Secara pribadi, Rasman tak menampik opsi realistis mengarah pada penundaan.

Ia menilai, pelaksanaan di triwulan kedua 2027 bisa menjadi jalan tengah.

Meski begitu, satu hal yang ditegaskan bila Porprov tidak akan dibatalkan.

“Yang jelas tetap terlaksana. Tinggal waktunya saja yang kita putuskan bersama,” tegasnya.