BERAU TERKINI – Polisi telah mengungkap pelaku mutilasi korban berinisial S (35) di Jalan Gunung Pelandu, Sempaja Utara, Samarinda.
Pelakunya sebanyak dua orang berinisial J (53) dan R (56) yang merupakan orang tua angkat dan suami siri pelaku.
Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Jalan Anggur Samarinda.
R disebut memiliki hubungan kedekatan dengan korban sebagai ibu angkat.
Hubungan tersebut terungkap dari hasil pemeriksaan polisi, di mana korban dan R selama ini berada dalam satu lingkungan aktivitas sosial yang sama.
Karena dekat, korban tidak menaruh curiga saat diajak menginap di rumah pelaku R di Jalan Anggur, Samarinda Ulu.
Korban kemudian dianiaya hingga tewas dan jenazahnya dimutilasi.
“Pelaku R dibantu J untuk menganiaya dan memutilasi korban,” kata Kapolresta Samarinda Kombes Hendri Umar, dalam laporan News Detik.

Polisi pertama kali mengamankan J saat berusaha kabur dan sempat tertidur di masjid di kawasan Samarinda Ulu.
Dari keterangan J, lalu polisi menangkap ibu angkat korban yang saat itu masih berada di kediamannya dekat tempat kejadian perkara alias TKP.
Mulanya kasus ini terbongkar setelah ditemukan potongan tubuh manusia di Jalan Gunung Pelandu.
Bagian tubuh yang ditemukan pertama kali yakni bagian tangan kanan dan badan korban.
Di dekat potongan tubuh tersebut ditemukan juga kantong plastik berwarna hitam putih.
Dari informasi lain yang beredar, beberapa potong tubuh lainnya juga sudah ditemukan tak jauh dari lokasi penemuan pertama.

