BERAU TERKINI – Polda Metro Jaya mengumpulkan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi dalam kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus.

Setidaknya ada 7 saksi yang diperiksa oleh polisi dalam kasus penyiraman air keras dengan korban Andrie Yunus.

Kapolres Metro Jakpus Kombes Reynold Hutagalung menjelaskan, sebanyak 7 saksi sudah melewati pemeriksaan.

“Penyidik juga telah melakukan pemeriksaan dalam bentuk BAP terhadap tujuh orang saksi,” kata Kombes Reynold Hutagalung dikutip dari siaran Instagram Polda Metro Jaya.

Selain itu, polisi juga mengamankan 86 CCTV yang tersebar di sekitar lokasi kejadian atau TKP.

Di mana setidaknya ada 10.320 menit rekaman CCTV yang menggambarkan kejadian saat peristiwa terjadi.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menjelaskan CCTV itu berasal dari CCTV milik pemerintah dan warga yang tersebar di lokasi kejadian.

“Dari 86 titik kamera pengawas yang kami analisa, ada 2.610 gambar dalam bentuk video, dengan durasi 10.320 menit,” kata Kombes Iman Imanuddin.

“Sehingga kami membutuhkan waktu cukup beberapa hari ini dalam menganalisa digital terhadap video rekaman CCTV yang ada di sepanjang jalur yang dilintasi oleh pelaku,” jelasnya.

Pihaknya juga telah melakukan uji laboratorium forensik, pengujian itu diharapkan mampu menemukan sidik jari dari pelaku.

Lebih jauh, Polda Metro Jaya belum dapat menetapkan tersangka dalam kasus ini, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan analisa barang bukti.

“Kami sangat berharap nanti hasil dari uji laboratorium forensik tersebut mudah-mudahan ditemukan sidik jari dari pelaku, kemudian juga DNA dari pelaku yang menempel di helm yang bersangkutan,” katanya.

“Sampai dengan hari ini kami belum melakukan upaya paksa. Kami masih terus melakukan pengumpulan fakta hukum berdasarkan dari analisa CCTV dan jaringan komunikasi yang kami peroleh,” jelasnya.

Konferensi pers Polda Metro Jaya (Instagram/@poldametrojaya)
Konferensi pers Polda Metro Jaya (Instagram/@poldametrojaya)

Sebelumnya diberitakan, momen menegangkan terjadi saat aktivis KontraS Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tak dikenal atau OTK.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam di Jakarta.

Andrie Yunus diketahui tengah mengisi acara podcast bertema Remiliterisasi di YLBHI.

Dalam video rekaman CCTV yang bereda di media sosial terlihat ada dua orang pemotor yang tengah berjalan.

Sejurus kemudian dua pemotor tersebut hilang dari pantauan kamera, namun Andrie Yunus yang tengah membawa motor dari arah berlawanan langsung menjatuhkan motornya.

Ia terlihat kesakitan usai tersiram air keras di bagian tubuhnya.

Andrie Yunus terlihat berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

Usai terkena air keras, Andrie Yunus mencoba melepaskan bajunya.

Warga sekitar pun datang mencoba memberikan pertolongan kepada Andrie Yunus.