BERAU TERKINI – Gelaran festival tari oleh Pokdarwis Barintak diharapkan mampu melestarikan tari-tarian lokal Berau.
Festival Tari yang digelar oleh Pokdarwis Barintak, Kelurahan Bugis, Berau menjadi ruang strategis untuk menggali dan mengembangkan potensi bakat generasi muda di bidang tari lokal.
Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya pelestarian budaya daerah agar tetap hidup dan dikenal luas.
Ketua Pokdarwis Barintak, Berin Silalahi, mengatakan festival ini dirancang untuk menonjolkan kekayaan tari lokal Kabupaten Berau agar mampu berkiprah tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga provinsi hingga nasional.
“Melalui festival ini, kami ingin tari-tari lokal Berau terus lestari dan menjadi kebanggaan, sekaligus membuka peluang tampil di level yang lebih tinggi,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi sejak hari pembukaan. Dukungan moral datang dari berbagai kalangan, termasuk para pelaku UMKM yang ikut meramaikan kegiatan dengan membuka lapak dagangan.
Selain itu, para orang tua juga mendorong anak-anak mereka untuk berpartisipasi dalam perlombaan tari.
Pada hari pertama pelaksanaan, aktivitas jual beli di area festival terpantau ramai. Lapak UMKM yang menyediakan makanan dan minuman mendapat respons positif dari pengunjung, sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan para pelaku usaha lokal.
Berin juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Berau yang dinilai sangat besar dalam menyukseskan kegiatan ini.
“Dukungan meliputi penyediaan Panggung Barintak serta berbagai fasilitas pendukung seperti meubelair dan satu set peralatan salon,” terangnya.
Selain itu, bantuan juga datang dari mitra terkait, baik berupa dukungan keuangan maupun konsumsi, di antaranya dari PDAM, Berau Coal, Toko Akai Makmur, dan pihak lainnya.
Ke depan, Pokdarwis Barintak berharap festival ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dengan kualitas yang semakin baik.
Dengan keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha yang makin luas, seni tari diharapkan dapat berkembang menjadi daya tarik wisata yang berkontribusi langsung terhadap pengembangan pariwisata Kabupaten Berau.
“Kegiatan ini berlangsung sampai Selasa, 30 Desember 2025,” tutupnya.(*)
