BERAU TERKINI – Sebuah investasi industri baru berskala besar akan segera hadir di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur.
Hal ini dipastikan setelah PT PLN (Persero) menandatangani perjanjian untuk memasok listrik sebesar 40 megavolt ampere (MVA) bagi pabrik pengolahan batu bara (Coal Processing Plant) dan Overland Conveyor baru.
Pabrik dan fasilitas pendukungnya tersebut akan dioperasikan oleh PT Sembada Makmur Sejahtera (SMS). Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara kedua perusahaan ditandatangani di Jakarta, pada Rabu (10/9/2025) kemarin.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan kerja sama ini merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan industri di daerah.
“Kerja sama ini bukan sekadar kontrak pasokan listrik, tetapi wujud komitmen PLN,” ujar Chaliq dalam keterangan resminya, Kamis (11/9/2025).
Pasokan listrik sebesar 40 MVA tersebut dijadwalkan akan mulai beroperasi pada Maret 2027. Kehadiran industri baru ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian lokal.
“Kami yakin keandalan pasokan listrik juga akan memberikan efek berganda,” tambah Chaliq, merujuk pada potensi terciptanya lapangan kerja baru di Kutai Timur.
Pihak investor menyambut baik kepastian pasokan energi dari PLN. Direktur PT Sembada Makmur Sejahtera, Ten Yi Lung, menyatakan bahwa keandalan listrik menjadi faktor penentu bagi keberhasilan sebuah industri.
“Keandalan listrik merupakan faktor kunci bagi keberhasilan industri,” ucap Ten Yi Lung. (Adv)
