BERAU TERKINI – Simak destinasi wisata sejarah di Berau yakni kawasan Kota Tua Teluk Bayur.
Kabupaten Berau di Kaltim terkenal akan destinasi wisata alam seperti Kepulauan Derawan, Pulau Maratua hingga Labuan Cermin.
Namun wisata Berau juga beragam, selain wisata alam, kabupaten di Kaltim ini juga memiliki wisata sejarah.

Salah satu wisata sejarah yang bisa menjadi opsi untuk dikunjungi adalah kawasan Kota Tua Teluk Bayur.
Letaknya tak jauh dari ibu kota Berau yakni Kota Tanjung Redeb, bahkan dari Bandara Kalimarau kawasan Kota Tua Teluk Bayur bisa ditempuh hanya dalam waktu 5 menit.

Untuk berkeliling kawasan Kota Tua Teluk Bayur sebenarnya cukup dengan berjalan kaki. Sebab jarak antar objek wisata cukup berdekatan.
Di kawasan Kota Tua Teluk Bayur ini dapat ditemukan berbagai bangunan peninggalan kolonial Belanda, khususnya peninggalan perusahaan batubara yakni Steenkolen Maatschappij.
Destinasi pertama yang bisa dikunjungi adalah Lapangan Steenkolen atau biasa disebut alun-alun Teluk Bayur.
Lapangan ini merupakan lahan luas yang berada di pusat Teluk Bayur.
Kini Lapangan Steenkolen dimanfaatkan untuk aktivitas warga. Di sekitar lapangan juga dihias oleh ornamen khas era kolonial.
Terdapat juga lokomotif kereta di sudut lapangan, lokomotif ini disebut sempat beroperasi saat perusahaan batubara Steenkolen Maatschappij masih beroperasi.

Tak jauh dari Lapangan Steenkolen, dapat ditemukan bangunan kolonial.
Bangunan ini sempat digunakan sebagai Kantor Camat Teluk Bayur. Namun bangunan ini kini tengah dilakukan perbaikan.
Masih di area sama, terdapat Museum Batubara Teluk Bayur. Bangunan ini juga dikenal dengan Gedung Kamar Bola.
Bangunan ini berdiri di atas bukit, sehingga dari bangunan ini dapat melihat aktivitas lalu lintas kapal di Sungai Segah.

Bangunan peninggalan kolonial Belanda ini sudah direvitalisasi oleh Pemkab Berau pada 2024 lalu.
Namun sampai saat ini Museum Batubara belum dioperasionalkan.
Berjalan kaki sekitar 500 meter ke arah barat tepatnya ke Jalan Bioskop, dapat ditemui Gedung Serbaguna Teluk Bayur.
Gedung ini sebelumnya merupakan bioskop pada era kolonial Belanda. Terlihat dengan jelas loket bioskop hingga papan poster bioskop.

Di masa kini, bekas bioskop ini digunakan sebagai aktivitas warga Teluk Bayur.
Jika sudah lelah berkeling kawasan Kota Tua Teluk Bayur, bisa kembali ke Lapangan Steenkolen.

Di sana terdapat banyak rombong atau gerobak UMKM yang menjual berbagai jajanan.
Sembari menyantap jajanan juga bisa duduk santai dan melihat aktivitas warga Teluk Bayur di Lapangan Steenkolen.
