BERAU TERKINI – Anggota Komisi III DPRD Berau, M Ichsan Rapi, mendesak adanya sinkronisasi antara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Dinas Perhubungan dalam penataan Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah perkotaan.

Desakan itu muncul setelah ditemukannya pemasangan PJU yang terlalu rapat di beberapa titik, sementara di lokasi lain masih banyak lampu jalan yang mati dan belum diperbaiki.

Menurut Ichsan, kondisi tersebut menunjukkan belum optimalnya perencanaan dan pengawasan dari kedua OPD tersebut.

Ia menilai, perlu adanya evaluasi serta penyelarasan data agar penataan PJU lebih efektif dan tepat sasaran.

Anggota DPRD Berau, M Ichsan Rapi.
Anggota DPRD Berau, M Ichsan Rapi.

“Di beberapa titik jarak antar PJU terlalu dekat, tapi masih banyak juga lampu yang mati dan tidak segera diperbaiki. Ini harus menjadi evaluasi bersama DPUPR dan Dishub,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).

Ichsan juga menilai, pemasangan lampu yang terlalu rapat berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran, baik untuk pembangunan, pembayaran listrik, maupun biaya pemeliharaan.

Selain itu, Ichsan menyoroti lambannya penanganan PJU yang mati. 

Ia mengaku menerima banyak keluhan masyarakat terkait lampu jalan yang tidak menyala hingga berbulan-bulan.

“PJU menyangkut keselamatan dan keamanan masyarakat. Lampu yang mati harus segera diperbaiki,” paparnya.

Karena itu, ia mendorong pendataan ulang seluruh titik PJU, serta penerapan sistem pemeliharaan rutin agar penanganan laporan masyarakat bisa lebih cepat. (*/Adv)