BERAU TERKINI – Kementan mengumumkan penurunan harga pupuk sebesar 20 persen dan berlaku hari ini.
Mentan Amran Sulaiman mengumumkan penurunan harga pupuk sebesar 20 persen. Menurut Amran Sulaiman, penurunan harga pupuk ini dilakukan berdasarkan keputusan Presiden Prabowo.
“Presiden Prabowo Subianto memerintahkan per Rabu hari ini harga pupuk diturunkan 20 persen. Ini kabar bagus bagi para petani,” ujar Amran Sulaiman dikutip dari Beritasatu.
Dia mengatakan, penurunan harga pupuk sebagai upaya meringankan beban petani sekaligus meningkatkan produktivitas.
“Penurunan ini menjadi tonggak sejarah dalam tata kelola produksi pupuk nasional,” ujarnya.
“Turunnya harga pupuk ini pemerintah menargetkan produksi pertanian meningkat, biaya produksi menurun, dan kesejahteraan petani naik di tahun-tahun mendatang,” jelasnya.

Amran Sulaiman menjelaskan, bakal mengawasi harga pupuk di pasaran, dia menegaskan akan menindak siapapun yang mencoba menjual harga pupuk dengan harga tinggi.
“Bila Anda menaikkan harga, pada hari itu juga izinnya kami cabut. Tidak ada ruang lagi untuk mempermainkan petani Indonesia,” tegasnya.
Berikut ini harga pupuk terbaru usai pemerintah resmi menurunkan harga pupuk sebesar 20 persen
Pupuk Urea yang sebelumnya dijual Rp 2.250 per kilogram kini turun menjadi Rp 1.800 per kilogram, sehingga harga per sak 50 kilogram turun dari Rp 112.500 menjadi Rp 90.000.
Sementara itu, pupuk NPK yang sebelumnya seharga Rp 2.300 per kilogram kini menjadi Rp 1.840 per kilogram, dan harga per sak 50 kilogram turun dari Rp 115.000 menjadi Rp 92.000.
