BERAU TERKINI – Dinas Perkebunan Kabupaten Berau menyebut permintaan terhadap kakao lokal cukup tinggi.

Namun, tingginya permintaan kakao lokal tersebut belum sepenuhnya bisa dipenuhi karena kapasitas produksi masih terbatas.

Oleh karena itu, Dinas Perkebunan Berau berkomitmen memperkuat sektor perkebunan kakao agar mampu memenuhi kebutuhan pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menurut Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini, dalam waktu dekat, Berau akan kembali melakukan ekspor kakao dengan kapasitas menyesuaikan kemampuan produksi lokal.

“Kapasitas ekspor sementara di kisaran 16-20 ton. Itu masih bisa kami penuhi dengan kondisi saat ini,” ungkap Lita.

Lita menjelaskan, pemerintah daerah kini tengah menyiapkan sejumlah skenario pengembangan kakao.

Salah satunya kerja sama dengan swasta maupun pelaku UMKM untuk memperluas areal tanam dan meningkatkan kualitas produksi.

“Kami dukung penuh kerja sama dengan pihak swasta agar pengembangan kakao ini bisa berjalan hingga ke tahap produksi,” ujarnya.

Selain memperluas penanaman, pihaknya juga mendorong diversifikasi produk turunan kakao untuk meningkatkan nilai tambah.

Lita mengungkapkan, minat terhadap kakao lokal kini semakin tinggi, terutama dari industri bakery dan perusahaan seperti PT KASS yang tengah menjajaki peluang ekspor ke luar negeri.

“Kami optimistis, cokelat Berau akan semakin dikenal,” imbuhnya. (*/Adv)