BERAU TERKINI – Pemuda Tani Indonesia (PTI) Kaltim melaksanakan gerakan tanam 100 bibit produktif dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 dan HUT Pemuda Tani Indonesia (PTI) ke-39, organisasi Pemuda Tani Indonesia menggelar kegiatan nasional bertajuk “Temu Pemuda Dialog dan Penanaman” yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan ini menjadi simbol gerakan nasional penanaman 100.000 bibit perkebunan produktif oleh pemuda tani se-Indonesia sebagai wujud nyata semangat Pemuda Pejuang Pangan dalam membangun kedaulatan pangan dan ekonomi desa yang berkelanjutan.

Untuk wilayah Kalimantan Timur, penanaman awal dilakukan sebanyak 100 bibit produktif, di mana Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia Kalimantan Timur, Akbar Patompo, turut secara langsung melakukan penanaman di Kabupaten Berau sebagai simbol dimulainya gerakan penanaman serentak di wilayah tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Pemuda Tani Indonesia dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan) dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta mendorong kemandirian ekonomi desa melalui sektor pertanian dan perkebunan produktif.

Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia Kalimantan Timur, Akbar Patompo, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal komitmen pemuda tani dalam memperkuat peran generasi muda di sektor pertanian.

“Hari ini kita mulai dengan 100 bibit. Namun ke depan, Kalimantan Timur akan mengusulkan 1.000 bibit perkebunan produktif untuk ditanam di berbagai kabupaten sebagai bentuk keseriusan pemuda dalam membangun ketahanan pangan daerah dan pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Dalam sambutan Ketua Umum DPP Pemuda Tani Indonesia, G. Budisatrio Djiwandono, yang disaksikan secara daring oleh seluruh kader Pemuda Tani Indonesia di berbagai daerah, ia menegaskan pentingnya regenerasi petani muda dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.

“Pemuda harus menjadi bagian dari solusi. Dengan menanam, kita sedang menyiapkan masa depan pangan Indonesia,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemuda Tani Indonesia Kalimantan Timur tidak hanya memperingati semangat Sumpah Pemuda, tetapi juga meneguhkan tekad untuk menggerakkan generasi muda mencintai pertanian, menjaga lingkungan, dan membangun ekonomi desa yang berdaya saing serta berkelanjutan.

Harapan ke depan, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan diperluas tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi gerakan berkelanjutan yang memberi dampak nyata bagi kesejahteraan petani, pelestarian lingkungan, dan penguatan ketahanan pangan lokal.

Kabupaten Berau, dengan potensi lahan luas dan sumber daya pertanian yang melimpah, diharapkan menjadi pilot project pengembangan perkebunan produktif Pemuda Tani Indonesia di Kalimantan Timur, sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk melakukan hal serupa.

“Kami berharap semangat ini tidak berhenti di momentum Sumpah Pemuda. Ini adalah awal gerakan panjang menuju kedaulatan pangan dimulai dari desa, dari pemuda, dan dari tanah Berau untuk Indonesia,” tutup Akbar Patompo.(*)