BERAU TERKINI – Momentum Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional dimanfaatkan PT Pamapersada Nusantara (PAMA) site BRCG untuk memperkuat komitmen terhadap kesehatan tenaga kerja.
Tak sekadar kampanye keselamatan operasional, perusahaan menggelar kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan bagi karyawan serta mitra kerja, bekerja sama dengan PMI Berau dan Puskesmas Sambaliung.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (11/2/2026) mulai pukul 10.00-14.00 WITA itu diikuti sekitar 50 peserta.
Antusiasme terlihat dari partisipasi aktif karyawan yang tak hanya mendonorkan darah, tetapi juga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Program donor darah sendiri sebenarnya telah menjadi agenda rutin di site BRCG yang dilaksanakan setiap dua hingga tiga bulan sekali.

Namun, pada peringatan Bulan K3 Nasional kali ini, kegiatan diperluas dengan layanan konsultasi kesehatan dan pemeriksaan medis, seperti cek asam urat, gula darah, hingga pemeriksaan HIV melalui layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT).
Kepala Puskesmas Sambaliung, Sulistiawati, turut hadir memberikan edukasi mengenai HIV/AIDS.
Ia menekankan pentingnya pemahaman yang benar terkait pola penularan, pencegahan, serta deteksi dini melalui pemeriksaan VCT.
“Edukasi ini penting untuk meningkatkan kesadaran sekaligus mengurangi stigma terhadap pemeriksaan HIV, baik di lingkungan kerja maupun masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, deteksi dini menjadi kunci dalam penanganan HIV.
Sehingga, penderita dapat segera memperoleh pengobatan dan tetap produktif menjalani aktivitas sehari-hari.
“Jangan malu untuk konsultasi, karena semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk kembali sehat,” jelasnya.
Sementara itu, SHE Leader PAMA BRCG, Aji Saputra, menyampaikan, kegiatan donor darah sudah rutin dilaksanakan.
Namun, kali ini terasa lebih spesial karena menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional.
“Ini merupakan satu dari serangkaian kegiatan lain yang diselenggarakan oleh PAMA sebagai main kontraktor dari Berau Coal,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan PMI dan Puskesmas merupakan wujud sinergi dalam mendukung kesehatan tenaga kerja secara menyeluruh.
Tidak hanya fokus pada keselamatan kerja di area operasional.
Di sisi lain, donor darah yang dilakukan para pekerja diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan stok darah di Kabupaten Berau.
Dengan partisipasi aktif karyawan dan mitra kerja, kegiatan ini tak hanya berdampak positif bagi internal perusahaan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Perusahaan juga mendorong kesadaran pekerja terhadap kondisi kesehatan masing-masing melalui pemeriksaan berkala,” pungkasnya. (*/Adv)
