BERAU TERKINI – Peringatan Hari Ibu dijadikan sebagai momen memperkuat peran orang tua dalam menumbuhkembangkan anak sekaligus memperkuat peran perempuan.
Bupati Berau Sri Juniarsih menegaskan pentingnya peran orang tua dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dari rumah. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Puncak Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025.
Menurut Sri Juniarsih, masa tumbuh kembang anak adalah fase yang tidak akan terulang.
Karena itu, perhatian dan pendampingan orang tua tidak boleh tergantikan oleh kesibukan lain, termasuk urusan ekonomi.
“Usia-usia anak ini tidak akan pernah kembali. Jangan sampai nanti kita sudah tua dan panik terhadap masa depan anak, tetapi justru anak-anak kita jauh dan tidak peduli. Karena itu, anak-anak di rumah harus menjadi prioritas utama,” tegasnya pada Berauterkini.co.id, Rabu (24/5/2025).
Ia mencontohkan hal sederhana seperti kewajiban orang tua hadir saat pengambilan rapor sebagai bentuk nyata perhatian kepada anak.
Menurutnya, pendidikan karakter dan kualitas manusia tidak lahir dari sekolah semata.

“Sumber daya manusia tidak hanya lahir dari pendidikan di sekolah, tapi dari kerja sama yang baik antara orang tua dan guru. Anak-anak inilah yang kelak menjadi penerus kita,” ujarnya.
Dalam momentum Hari Ibu, Sri Juniarsih juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para ibu dan ayah.
Ia menekankan bahwa peran ibu dalam keluarga sangatlah besar dan tidak tergantikan.
“Tanpa ibu, kita tidak akan sampai di titik seperti sekarang. Doa ibu adalah kekuatan luar biasa. Kasih sayang ibu tidak bisa dibayar dengan apapun, bahkan air susu ibu pun tidak pernah bisa dinilai dengan uang,” ungkapnya.
Meski demikian, ia juga menegaskan bahwa peran ayah dalam membesarkan dan mendidik anak tidak kalah penting.
Menurutnya, keluarga yang kuat lahir dari kerja sama dan saling menghargai antara ayah dan ibu.
Sri Juniarsih menambahkan bahwa peringatan Hari Ibu seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai perayaan seremonial semata.
Tetapi menjadi refleksi untuk meningkatkan kualitas komunikasi dalam keluarga serta kemampuan ekonomi rumah tangga.
“Perempuan, khususnya para ibu, memiliki karakter dan kemampuan luar biasa. Dalam satu waktu bisa mengerjakan banyak hal sekaligus. Karena itu, penguatan kapasitas dan peran perempuan harus terus dilakukan agar mereka semakin mandiri dan berdaya,” katanya.
Ia berharap momentum Hari Ibu ke-97 ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus bersinergi, menjaga keharmonisan keluarga, serta memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.
“Perempuan memiliki kontribusi besar, tidak hanya di keluarga, tetapi juga di masyarakat dan pembangunan. Mari kita terus jaga kebersamaan dan produktivitas demi Berau yang lebih baik,” katanya. (*)
