BERAU TERKINI – Masa depan kepelatihan Alvaro Arbeloa di Real Madrid kini bergantung pada tanggungjawab Pep Guardiola.

Catatan kekalahan yang membuat pendukung hingga manajemen kecewa selama kekalahan dalam waktu singkat harus dialami oleh Real Madrid.

Tersingkir dari Copa del Rey oleh tim gurem Albacete hingga tergusur dari peringkat pertama La Liga menjadi berita yang tersiar sepekan belakangan ini.

Belum lagi di La Liga, Real Madrid harus menerima kenyataan kalah dari Osasuna dan Getafe.

Wal hasil peringkat satu La Liga, harus kembali diakuisisi Barcelona.

Vinicius Junior dan Kylian Mbappe saat selebrasi usai mencetak gol ke gawang Benfica di Leg 1. (realmadrid.com)
Vinicius Junior dan Kylian Mbappe saat selebrasi usai mencetak gol ke gawang Benfica di Leg 1. (realmadrid.com)

Pada pekan depan, Alvaro Arbeloa ditantang Pep Guardiola di leg 1 babak 16 besar Champions League.

Menandakan bila tersisa Pep Guardiola yang bisa menyelamatkan Alvaro Arbeloa dari rundungan fans fanatik Real Madrid.

Realitas itu berhadapan dengan situasi Real Madrid yang dihantam badai krisis pemain.

Sebanyak 10 pemain pada pekan ini tak bisa bermain di La Liga.

Tujuh diantanya tumbang karena cedera.

Seperti Rodrygo Goes, David Alaba, Kylian Mbappe, Raul Asencio, Eder Militao, Ceballos, dan Jude Bellingham.

Alvaro Arbeloa menyatakan dirinya tetap sanggup untuk melewati musim ini dengan hasil terbaik.

Namun yang menarik, bagaimana ketika semangat tersebut tak sesuai dengan hasil liga saat dijalani nantinya.

Maret 2026 ini dinyatakan sebagai ajang pembuktian bagi Alvaro Arbeloa jika masih ingin berdiri di kotak pelatih Real Madrid.