BERAU TERKINI – Misteri penyebab tewasnya Mamat Buda (55), pria yang ditemukan mengambang di Sungai Segah, Jalan Pulau Derawan, akhirnya mulai terungkap.
Berdasarkan hasil penyelidikan pihak kepolisian, Mamat Buda diduga jatuh ke sungai karena sakit.
Kanit Reskrim Polsek Tanjung Redeb, Ipda Irvan, menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi serta keluarga, Mamat Buda memang telah lama mengidap epilepsi.
“Kuat dugaan, korban terjatuh karena epilepsinya kambuh,” jelasnya, Minggu (16/11/2025).
Hasil visum juga memperkuat dugaan tersebut. Pihak medis tidak menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh Mamat Buda.
“Dari hasil visum juga tidak ditemukan tanda kekerasan,” tambah Irvan.
Dari keterangan rekan-rekan korban, lanjut Irvan, Mamat Buda yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) itu tetap memaksakan diri bekerja meski kesehatannya menurun.
Mamat Buda dilaporkan tidak terlihat sejak Kamis (13/11/2025), sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa di tepian Sungai Segah, sekitar Jalan Pulau Derawan, Sabtu (15/11/2025).
Meski demikian, kepolisian masih mendalami lokasi pasti korban terjatuh, apakah dari kapal tempatnya bekerja atau dari tepian sungai.
“Kami masih memeriksa saksi secara maraton untuk memastikan kronologinya,” tambah Irvan.
Untuk diketahui, jenazah Mamat Buda telah diserahkan kepada keluarga dan dibawa pulang untuk dimakamkan. (*)
