TANJUNG REDEB – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Berau mengalami penurunan pada periode Juni 2025.
Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini, mengungkapkan, penurunan ini disebabkan oleh harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar global yang juga menurun.
Dia menjelaskan, harga TBS periode 1 Juni 2025 berada di kisaran Rp2.729-3.101 per kilogram.
Angka tersebut turun dibandingkan periode 2 Mei 2025 yang berada di kisaran Rp2.851-3.240 per kilogram.
Sementara itu, harga CPO pada Juni 2025 sebesar Rp13.155,65 per kilogram atau turun dibandingkan periode Mei sebesar Rp13.568,33 per kilogram.
Lita menegaskan, harga TBS ditentukan berdasarkan fluktuasi harga CPO di pasar global.
Oleh karena itu, dia mengimbau para petani untuk tetap optimistis menghadapi situasi ini, sambil terus meningkatkan produktivitas kebun untuk menjaga stabilitas pendapatan.
“Kami berharap harga CPO kembali stabil, sehingga memberikan dampak positif bagi harga TBS petani di Berau,” terangnya.
Di sisi lain, harga sawit di tingkat petani juga mengalami penurunan. Salah satu timbangan sawit milik warga di Kampung Tumbit Dayak menyatakan harga TBS turun signifikan.
Nopeng Hidayat, pemilik timbangan di Kampung Tumbit Dayak menyebutkan, harga TBS kini berada di kisaran Rp2.350-2.400 per kilogram.
“Jauh turun dari harga sebelumnya yang Rp2.800 per kilogram. Kami berharap harga segera membaik,” harap Nopeng. (*)
