BERAU TERKINI – Pemerintah Kabupaten Berau akan melakukan rotasi Jabatan Tinggi Pratama (JPP) tanpa melalui seleksi terbuka pada Oktober 2025 mendatang.

Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, menyatakan, rotasi tersebut untuk mengisi kekosongan jabatan di kursi Asisten II dan Sekretaris DPRD Berau yang saat ini masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Menurut Said, dua jabatan tersebut nantinya akan diisi kepala organisasi perangkat daerah atau pegawai Eselon II di lingkungan Pemkab Berau tanpa melalui proses lelang.

“Untuk dua kursi itu tidak dilelang, hanya rotasi,” kata Said, Senin (8/9/2025).

Said belum membocorkan siapa nama pejabat yang akan mengisi jabatan definitif Sekretaris DPRD Berau dan Asisten II Setkab Berau.

Dia menambahkan, dengan adanya rotasi dua pejabat tersebut, maka akan ada beberapa jabatan kepada OPD yang kosong. Apalagi, akan ada pula beberapa pejabat yang pensiun pada akhir tahun ini.

Dua nama pejabat yang akan pensiun dalam waktu dekat adalah Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Sri Eka Takariya, serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Ilyas Natsir.

“Jadi akan ada 4 kursi kosong yang akan dilelang pada tahun depan,” tuturnya.

Terkait jabatan kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Dinas Perikanan yang saat ini masih belum ada pejabat definitif, Said menegaskan tinggal menunggu masa pelantikan. Sebab, seleksi telah rampung digelar pada tahun lalu.

“Kalau itu sudah klir semua, tinggal menunggu dilantik, semoga bisa dilantik Oktober,” ungkapnya.

Mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah Berau tersebut menjelaskan, saat ini, pihaknya tinggal menunggu persetujuan Menteri Dalam Negeri untuk mengesahkan posisi baru para pejabat yang mendapatkan rotasi pegawai.

“Sekarang rotasi harus mendapat persetujuan sampai ke kementerian, tidak lagi jadi kewenangan penuh dari kepala daerah,” ungkapnya.

Diketahui, saat ini Pemkab Berau telah menunjuk Jaka Siswanta untuk menduduki jabatan Plt Sekretaris DPRD Berau yang resmi berjalan pada 1 September 2025. (*/Adv)