TANJUNG REDEB – Ini penjelasan dan makna dari logo Hari Jadi Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb.

Menyambut perayaan Hari Jadi ke-72 Kabupaten Berau dan ke-215 Kota Tanjung Redeb tahun 2025, Pemkab Berau resmi meluncurkan logo peringatan yang akan menjadi identitas visual sepanjang rangkaian kegiatan, mulai 1 hingga 30 September 2025.

Diketahui Hari Jadi Kabupaten Berau dan Tanjung Redeb jatuh pada 15 September mendatang.

Dilansir dari Instagram resmi Disbudpar Berau, logo Hari Jadi Kabupaten Berau menampilkan angka 72 dengan sentuhan khas budaya lokal.

Motif flora dan fauna, termasuk burung enggang serta penyu, menjadi ornamen utama yang melambangkan kekayaan alam sekaligus filosofi pelestarian lingkungan yang terus dijaga masyarakat Berau.

Sementara itu, logo Hari Jadi Kota Tanjung Redeb ke-215 hadir dengan desain angka 215 berwarna cerah.

Visual ini menggambarkan semangat kebersamaan, optimisme, serta perjalanan panjang sejarah Tanjung Redep sebagai pusat pemerintahan dan peradaban di Bumi Batiwakkal.

Peluncuran logo ini diharapkan dapat menambah semarak perayaan HUT sekaligus memperkuat rasa kebanggaan masyarakat. Tak hanya menjadi simbol peringatan, logo ini juga menjadi ajakan untuk menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta mendukung pembangunan daerah.

Logo Hari Jadi Kabupaten Berau bisa diakses dan diunduh di link berikut ini: Logo Hari Jadi Kabupaten Berau

Pelaksanaan Pawai Berau Culture Festival (BCF) 2024.
Pelaksanaan Pawai Berau Culture Festival (BCF) 2024.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah agenda yang disiapkan Pemkab Berau jelang perayaan Hari Jadi Kabupeten Berau dan Tanjung Redeb.

Diketahui Hari Jadi Kabupaten Berau jatuh pada tanggal 15 September setiap tahunnya. Pemkab Berau pun telah menyiapkan beragam kegiatan untuk memeriahkan Hari Jadi ke-72 Kabupaten Berau dan ke-215 Kota Tanjung Redeb tahun 2025 ini.

Kegiatan akan berlangsung sepanjang September hingga November dengan melibatkan berbagai instansi, organisasi, dan masyarakat.

Rangkaian dimulai dengan Pawai Budaya Berau Ethno Culture Carnival di halaman Kantor Bupati Berau.

Dilanjutkan dengan Lomba Paduan Suara tingkat OPD dan umum pada 11 – 12 September, serta tingkat SLTA/sederajat pada tanggal yang sama.

Pada 14 September, masyarakat juga dapat menyaksikan kegiatan budaya Mamallas Banua sekaligus memperingati 30 tahun Sultan Alamuddin naik tahta di Keraton Sambaliung.

Sementara itu, puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau akan digelar pada 15 September di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb.

Berbagai kegiatan menarik juga menanti, seperti Lomba Ancur Paddas dan lomba kue tradisional, Baturan Parau, serta Lomba Parau Panjang.

Tak ketinggalan, Festival Gambus akan digelar September – Oktober di Amphiteater, Berau Expo pada Oktober – November di Lapangan Gor Pemuda, hingga tradisi Manutung Jukut yang menjadi salah satu agenda khas setiap tahun.

Selain itu, ada pula Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Antar Kecamatan yang digelar sepanjang September, serta Lomba Gerak Jalan Indah Antar Sekolah dan Umum.