BERAU TERKINI – Pemerintah Kabupaten Berau dan Universitas Hasanuddin (Unhas) menyepakati kerja sama strategis untuk membuka Program Afirmasi Pendidikan Dokter Spesialis.
Kesepakatan ini menjadi langkah terobosan untuk mengatasi kekurangan tenaga dokter ahli di Bumi Batiwakkal.
Kerja sama merupakan buah dari kunjungan kerja jajaran Pemkab Berau yang dipimpin Sekretaris Daerah, Muhammad Said, ke Gedung Rektorat Unhas di Makassar, pada Kamis (4/9/2025) lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Said secara terbuka mengakui tantangan yang dihadapi sektor kesehatan di Berau, terutama terkait pelayanan yang belum optimal.
“Pelayanan kesehatan kami akui belum optimal karena kekurangan dokter spesialis,” ujar Said.
Untuk menjawab tantangan tersebut, ia menegaskan, program afirmasi ini menjadi solusi prioritas yang disepakati bersama Unhas untuk mengirim dokter-dokter ASN Berau menempuh pendidikan spesialis.
“Kami sepakat membuka penerimaan Afirmasi Program Pendidikan Dokter Spesialis,” sambungnya.
Sementara itu, pihak Universitas Hasanuddin menyambut hangat inisiatif dari Pemkab Berau.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Muhammad Ruslin, menyatakan dukungan penuh dari pihak kampus.
“UNHAS menyambut positif implementasi MoU dengan Pemkab Berau,” kata Ruslin.
Ia bahkan menawarkan peluang kerja sama yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada pencetakan dokter spesialis, tetapi juga untuk peningkatan kompetensi SDM di berbagai bidang.
“Peluang afirmasi ini dapat dibuka lebih besar, tidak hanya untuk dokter spesialis tapi semua bidang,” tutupnya.
Hadir dari pihak Pemkab Berau dalam pertemuan tersebut antara lain Sekretaris Daerah Muhammad Said, Ketua IKA UNHAS Berau M. Ichsan Rapi, Direktur RSUD dr Abdul Rivai Jusram, Ketua Satgas MoU Rustan Ambo Asse, beserta jajaran terkait.
Sementara dari pihak Unhas, rombongan diterima langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Muhammad Ruslin. Turut hadir sejumlah pejabat utama universitas, di antaranya Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Irfan Sugianto, Ketua LPPM Muh. Nasrum Massi, serta para direktur dan kepala subdirektorat terkait.(*)
