BERAU TERKINI – Peran DWP Berau cukup penting dalam mitra strategis pembangunan serta penggerak keseteraan gender.
Pemkab Berau mendorong Dharma Wanita Persatuan (DWP) Berau untuk mengambil peran lebih aktif sebagai penggerak kesetaraan gender sekaligus mitra strategis pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Asisten I Sekretariat Kabupaten Berau, Hendratno, saat mewakili Bupati Berau dalam acara HUT DWP Kabupaten Berau.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia, termasuk peran perempuan di dalamnya.
“DWP bukan sekadar organisasi pendamping, tetapi memiliki posisi penting dalam memperkuat kualitas keluarga ASN, yang pada akhirnya berdampak langsung pada kinerja birokrasi,” ujar Hendratno.
Menurutnya, DWP memiliki fokus konsisten pada peningkatan kualitas SDM, kesejahteraan, serta persatuan.
Terlebih di tengah dinamika pembangunan saat ini, DWP Berau diharapkan mampu melangkah lebih jauh dengan menghadirkan program-program pemberdayaan perempuan yang adaptif dan berkelanjutan.
Ia juga menyoroti bahwa pembangunan berperspektif kesetaraan gender di Kabupaten Berau terus mengalami kemajuan.
Di mana perempuan kini semakin banyak terlibat dalam ruang-ruang strategis, mulai dari pemerintahan hingga sektor ekonomi.
Dalam konteks birokrasi, Hendratno menekankan bahwa dukungan istri ASN berkontribusi besar terhadap keberhasilan tugas dan karier suami.
“Stabilitas keluarga, menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun aparatur yang profesional dan berintegritas,” tuturnya.
Untuk itu, DWP Berau didorong agar terus meningkatkan profesionalitas anggotanya, memperkuat sinergi dengan organisasi perempuan lainnya, serta mengambil peran aktif dalam agenda peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah memberikan dukungan konkret terhadap program DWP Berau, agar kontribusi organisasi perempuan ini semakin terasa dalam pembangunan di Berau.
“Ke depan, DWP harus tampil sebagai mitra kerja pemerintah daerah, bukan hanya dalam kegiatan internal, tetapi juga dalam program-program yang menyentuh langsung kebutuhan perempuan dan keluarga di masyarakat,” tegasnya.(*)
