BERAU TERKINI – Peminat emas masih banyak meski harga emas kini tembus Rp 2 juta per gramnya.

Kepala Pegadaian Cabang Tanjung Redeb, Heri Wibawa, menyampaikan bahwa harga emas saat ini telah berada di kisaran Rp2.180.000–Rp2.218.000 per gram, melonjak jauh dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Heri Wibawa, jika melihat perkembangan dalam rentang waktu satu tahun, kenaikan harga emas termasuk yang paling tinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 19 November 2024, harga emas berada di sekitar Rp1.356.000 per gram. Kini, angkanya melampaui Rp2 juta, yang sebelumnya dianggap tidak mungkin oleh sebagian masyarakat.

“Tahun lalu masih banyak yang tidak percaya emas bisa tembus Rp2 juta. Tapi faktanya sekarang sudah di atas itu,” ujar Heri.

Kenaikan harga emas terjadi di tengah kondisi ekonomi global yang terus berubah.

Heri menjelaskan bahwa banyak negara yang sebelumnya tidak menambah cadangan emasnya, kini mulai meningkatkan simpanan emas nasional.

Langkah tersebut berdampak nyata terhadap kenaikan harga di pasar internasional.

Ilustrasi emas Antam (logammulia.com)
Ilustrasi emas Antam (logammulia.com)

Di tengah kenaikan harga, minat masyarakat terhadap emas tidak menurun. Baik pembelian emas batangan maupun tabungan emas tetap stabil dan cenderung meningkat.

“Orang tetap mencari emas fisik karena bisa dipegang, memberikan rasa aman. Tapi di sisi lain, tren memegang emas secara digital juga naik karena dianggap lebih praktis dan likuid,” kata Heri.

Terkait prediksi harga emas ke depan, Heri menegaskan bahwa tidak ada yang bisa memastikan. Meski demikian, tren yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kecenderungan harga terus meningkat.

“Tidak ada ekonomi yang bisa meramalkan harga emas. Tapi dengan kondisi global seperti sekarang, peluang kenaikan tetap terbuka,” ujarnya.

Heri mengimbau masyarakat untuk bijak dalam mengambil keputusan investasi, baik dalam bentuk emas fisik maupun non fisik, sesuai kemampuan dan kebutuhan masing-masing.(*)