BERAU TERKINI – Pemkab Berau menyerahkan bantuan senilai ratusan juta rupiah untuk korban bencana banjir bandang di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

BPBD Berau bersama Pemkab Berau menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp444 juta untuk korban bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang melibatkan berbagai unsur. Mulai dari jajaran Pemkab Berau, badan usaha, lembaga sosial, perorangan, hingga partisipasi masyarakat umum yang tergerak membantu sesama.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Berau, Masyhadi Muhdi menjelaskan, bantuan yang berhasil dihimpun kemudian diserahkan melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Kalimantan Timur, sebagai jalur resmi pendistribusian bantuan lintas daerah.

“Total bantuan yang kami kumpulkan dan serahkan mencapai Rp444.695.000. Bantuan tersebut telah diterima oleh Kepala Biro Kesra Provinsi Kaltim, disaksikan langsung oleh Kalaksa serta Sekretaris BPBD Provinsi Kaltim,” ujar Masyhadi, Minggu (4/01/2026).

Pemkab Berau salurkan bantuan untuk bencana banjir bandang di Sumatera (Ist)
Pemkab Berau salurkan bantuan untuk bencana banjir bandang di Sumatera (Ist)

Ia menambahkan, selanjutnya bantuan tersebut akan disalurkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, bersamaan dengan bantuan dari para gubernur serta pemerintah kabupaten dan kota lain di Indonesia, yang turut memberikan dukungan kemanusiaan.

Menurut Masyhadi, sinergi antar daerah ini diharapkan dapat mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak. Sekaligus, meringankan beban korban yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana.

“Harapan kami, bantuan ini bisa memberikan manfaat nyata dan membantu mengurangi penderitaan saudara-saudara kita di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasinya, dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penggalangan bantuan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh dermawan, baik dari instansi, dunia usaha, maupun masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian dan solidaritas kemanusiaan,” pungkasnya. (*)