BERAU TERKINI – Debu jalan di sepanjang Jalan Gunung Panjang, Tanjung Redeb, Berau dikeluhkan warga setempat, sebut meski sudah dibersihkan jalanan kembali berdebu.
Jalan Gunung Panjang, Tanjung Redeb, Berau seringkali dilewati oleh kendaraan besar yang menghasilkan asap yang menyebabkan polusi udara dan debu jalanan.
Belum lagi jika truk membawa material berupa pasir dan batu yang sangat berpotensi untuk jatuh ke jalan dan membuat jalan berdebu.
Kondisi tersebut dikeluhkan oleh pedagang warung pinggir jalan yang mengaku harus membersihkan debu setiap membuka warungnya.
Salah satu pedagang warung menyebutkan, setiap harinya sudah ada petugas kebersihan yang membersihkan debu, tetapi pemilik warung tetap harus membersihkan sendiri warungnya.
“Ini habis dibersihkan, itu kan ada tukang bersihnya ada tukang sapunya,” ungkapnya kepada Berauterkini.co.id, Rabu (10/12/2025).

Dirinya mengatakan jika mobil tiadak ada berhentinya melintas terkecuali di kota, dikarenakan daerah perkotaan dilarang masuk mobil dan truk.
“Tapi dia ini memang khusus muat tanah apa segala macam jadi istilahnya kegiatannya orang ya. Otomatis masuk debu ya namanya kita pinggir jalan,” jelasnya.
“Ya kita bersihkan sendiri istilahnya ada debu kan ya kita bersihkan,” sambungnya.
Ia juga menjelaskan jika masalah kebersihan di lingkungan tersebut sebetulnya sudah dalam kondisi bersih.
Yang menjadi masalah adalah kondisi bersihnya yang hanya sementara dan akan kembali berdebu.
“Cuma ya sebentar bersih, berdebu lagi,” keluhnya.
“Karena ini semata-mata jalurnya ini. Tapi baru-baru aja ini begini, dulu nda paling 1 2 mobil aja lewat,” ujarnya.

Pedagang warung lainnya mengatakan hal yang sama, dia menjelaskan bahwa debu masuk ke warung setiap saat sehingga harus sering dibersihkan.
“Iya masuk, bukan tiap hari, tiap menit,” ujar pemilik warung lain.
Terkadang ia membiarkan saja debu yang masuk dikarenakan lelah membersihkannya.
“Kalau pagi aku bersih-bersih, siang lagi,” keluhnya.
Ia juga mengatakan jika debu bahkan masuk sampai ke dalam kamar.
“Masuk semua di dalam di lantai sampai kamar,” jelasnya.
Ia juga mengakui ketika hujan akan berlumpur pada bagian depan warung.
Sama seperti pemilik warung sebelumnya, ada petugas kebersihan yang membersihkan debu jalanan, namun tetap harus dibersihkan sendiri juga oleh pemilik warung masing-masing, karena perugas kebersihan hanya membersihkan bagian depan warung saja.
“Saya yang bersihkan sudah itu,” tutupnya.
