BERAU TERKINI — Pembangunan SPPG Maratua dikebut dan ditargetkan beroperasi akhir tahun ini demi pemerataan penerima MBG.
Dinas Pangan Berau menyebut pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terus dilakukan.
Kepala Dinas Pangan Berau Rakhmadi Pasarakan mengatakan, pembangunan SPPG di Berau untuk memastikan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bisa menjangkau seluruh anak sekolah, termasuk yang tinggal di wilayah paling terpencil.
Menurutnya, pembangunan SPPG di wilayah yang sulit akses menjadi prioritas. Salah satunya pembangunan SPPG di Pulau Maratua.
“Wilayah terpencil adalah prioritas. Maratua salah satunya, dan targetnya Desember bulan depan SPPG di sana sudah beroperasi,” kata Rakhmadi Pasarakan.
Pembangunan SPPG di Maratua masih dalam tahap finalisasi. Dari empat kampung yang ada, lokasi dipilih di Teluk Harapan setelah tim teknis menilai titik tersebut paling strategis.
SPPG di sana ditarget bisa menjangkau tiga kampung lainnya Teluk Alulu, Payung-Payung, dan Bohe Silian.
Dia menekankan bahwa pemilihan lokasi SPPG tidak boleh sembarangan. Ada aturan baku bahwa jarak dari dapur SPPG ke sekolah penerima MBG maksimal 30 menit.
“Kalau lebih dari 30 menit, maka harus dibangun SPPG baru. Itu prinsip dasarnya,” ujarnya.
Aturan ini membuat daerah dengan kampung berjauhan, seperti Kecamatan Kelay, membutuhkan banyak titik SPPG.
“Kelay itu ada 14 kampung. Estimasi awal, 12 SPPG diperlukan di wilayah itu agar suplai makanan tetap sesuai waktu,” jelasnya.

Selain pembangunan dari daerah, pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) juga tengah mempersiapkan pembangunan SPPG di 31 lokasi terpencil di seluruh Indonesia.
Menurutnya, Berau menjadi salah satu yang diprioritaskan, terutama untuk wilayah kepulauan.
Dia menegaskan bahwa percepatan SPPG merupakan bagian dari komitmen pemerintah agar tidak ada anak sekolah di Berau yang tertinggal pemenuhan gizinya hanya karena hambatan jarak atau geografis.
“Kita ingin memastikan anak-anak di pulau, di pedalaman, maupun di kota mendapatkan gizi yang sama, kualitas yang sama, dan tepat waktu. Itu tujuan utamanya,”tutupnya. (*/Adv)
