BERAU TERKINI – Investasi di sektor pariwisata menjadi andalan DPMPTSP Berau.
Pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan Kabupaten Berau untuk meningkatkan angka investasi dalam upaya melakukan transisi ekonomi ke depan. Kini, menjadi pertanyaan, bagaimana cara Pemerintah Kabupaten Berau untuk menarik minat investor menanamkan modalnya di Bumi Batiwakkal?
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kemudahan kepada para investor yang ingin menanamkan modalnya.
Kepala DPMPTSP Berau, Nanang Bakran, menyampaikan, pihaknya secara konsisten berusaha menciptakan iklim investasi yang sehat dan ramah bagi para pelaku usaha.
Salah satu bentuk kemudahan yang diberikan adalah dengan menghilangkan regulasi yang rumit dan berbelit, serta menjamin tidak adanya praktik pungutan liar (pungli) dalam proses perizinan maupun pengurusan dokumen investasi.
“Investor akan mendapatkan kemudahan, mulai dari akses ke lokasi yang ingin diinvestasikan hingga proses perizinan yang transparan dan cepat. Kami pastikan tidak ada birokrasi yang mempersulit, apalagi pungli,” ujar Nanang, Rabu (4/9/2025).
Selain itu, DPMPTSP Berau juga terus melakukan berbagai inovasi kebijakan untuk menarik minat investor. Salah satunya dengan menyusun dan mendorong penerapan Perda Nomor 8 Tahun 2024 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal.
Selain itu, koordinasi dengan OPD lain juga dilakukan guna memastikan regulasi bisa diterapkan secara maksimal dan tidak tumpang tindih dengan aturan lainnya.
“Perda ini kami susun sebagai bentuk dukungan konkret pemerintah daerah dalam memfasilitasi investor. Isinya mengatur berbagai insentif fiskal dan non-fiskal yang bisa dinikmati investor yang memenuhi syarat,” jelasnya.
“Kami terus berkoordinasi dengan OPD-OPD terkait untuk menyamakan pemahaman dan kesiapan teknis. Jadi, memang perlu waktu, tetapi kami optimis perda ini akan segera bisa diterapkan,” tambahnya.
Meski memberikan kemudahan terhadap investor, DPMPTSP Berau tetap berhati-hati dalam menyeleksi investor agar tidak terjadi kesalahan dalam memilih mitra yang tidak kredibel.
“Kemudahan tetap kami berikan, tapi seleksi terhadap investor tetap ketat. Kami ingin memastikan bahwa investor yang masuk ke Berau adalah mereka yang serius dan memiliki rekam jejak yang jelas,” tegasnya.
Pada 2025, Pemkab Berau juga tengah menggenjot sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama investasi. Potensi alam Berau yang kaya dengan keindahan laut, budaya, dan ekowisata menjadi daya tarik utama yang ditawarkan kepada para investor, baik dari dalam maupun luar negeri.
“Sektor pariwisata sedang kami dorong karena potensinya luar biasa. Kami membuka peluang seluas-luasnya bagi investor untuk membangun infrastruktur pariwisata, seperti resort, transportasi, hingga fasilitas penunjang lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah pelaku usaha di industri pariwisata menyampaikan dukungan atas rencana Pemkab Berau tersebut.
Dewan Komisaris Utama Hotel SM Tower Berau, Muhammad Bayu mendukung upaya Pemkab Berau yang hendak meningkatkan sektor pariwisata. Dia mengatakan perlunya sinergi antar OPD serta pelibatan dunia usaha dalam meningkatkan pariwisata di Berau.
“Penanganan pariwisata harus holistik, dan tidak dibebankan pada satu OPD saja, melibatkan semua stakeholder, pemerintah dan dunia usaha,” ujar Muhammad Bayu.
“Sebagai penyedia jasa perhotelan tentu harapan kami dapat terjalin sinergitas yang baik dengan pemerintah baik pusat maupun daerah,” harapnya.
Pelaku usaha industri pariwisata lainnya yakni Manajer Maratua Pratasaba Resort, Eeng, berharap infrastruktur di daerah destinasi wisata perlu ditingkatkan. Mulai dari infrastruktur fisik, jaringan telekomunikasi. “Sinyal sering hilang, ini mempengaruhi kenyamanan tamu,” kata Eeng.
Dia juga menyoroti kepastian transportasi dari dan menuju destinasi wisata. Menurutnya, turis memerlukan kepastian moda transportasi menuju destinasi wisata seperti halnya pulau-pulau kecil di Kepulauan Derawan. Selain itu, transportasi laut reguler yang layak dengan jadwal pasti juga diharapkan hadir untuk mempermudah akses wisatawan.
