BERAU TERKINI – Pembangunan tiga ruang kelas baru di SD Kampung Teluk Alulu, Kecamatan Maratua, belum bisa digunakan lantaran tanpa tangga dan keramik.
Padahal, bangunan tersebut diharapkan menjadi solusi keterbatasan ruang belajar di kampung tersebut.
Kepala Kampung Teluk Alulu, Noraliansyah, mengungkapkan, secara fisik bangunan memang sudah berdiri.
Namun hingga kini, fasilitas dasar yang seharusnya menjadi bagian penting dari bangunan sekolah belum tersedia.
“Bangunannya sudah ada, tapi lantainya masih cor semen, belum dipasangi keramik. Yang lebih mendesak lagi, tidak ada tangga untuk naik ke ruang kelas, sementara bangunannya cukup tinggi,” ujarnya saat Musrenbang Kecamatan Maratua yang digelar di Kantor Bupati Berau, belum lama ini.

Kondisi tersebut membuat tiga ruang belajar itu belum dapat difungsikan.
Padahal, sekolah tersebut memiliki sekitar 90 siswa yang selama ini belajar dengan fasilitas terbatas.
Tak hanya itu, persoalan lain juga masih membayangi. Untuk jumlah siswa yang cukup banyak, SD tersebut hanya memiliki dua unit WC, satu untuk guru dan satu untuk murid.
Situasi ini dinilai jauh dari ideal dan perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Persoalan keselamatan siswa juga menjadi sorotan. Bangunan sekolah yang cukup tinggi, sekitar dua meter dari permukaan tanah, tidak dilengkapi pagar pengaman di bagian teras.
Akibatnya, sudah beberapa kali terjadi insiden siswa terjatuh saat bermain, bahkan hingga menyebabkan patah tulang.
“Di bagian pojok teras tidak ada penghalang sama sekali. Anak-anak saat bermain bisa saja terjatuh. Pagar sangat dibutuhkan demi keselamatan mereka,” tegasnya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Berau dapat segera melanjutkan pembangunan yang belum tuntas tersebut agar ruang kelas yang sudah dibangun tidak menjadi proyek sia-sia.
Menurutnya, penyelesaian fasilitas dasar seperti tangga, pemasangan keramik, penambahan WC, serta pagar pengaman harus menjadi prioritas.
“Jangan sampai bangunan sudah ada, tapi tidak bisa dipakai,” singkatnya.
Sementara Bupati Berau, Sri Juniarsih telah meminta OPD terkait untuk menindaklanjuti kondisi tersebut.
“Segera ditindaklanjuti. Kalau bisa tahun ini harus segera difungsikan,” tegasnya. (*)
