BERAU TERKINI – Komitmen mendukung pertumbuhan ekonomi lokal kembali diwujudkan PT Pamapersada Nusantara melalui peluncuran Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) PAMA Bakat Batiwakkal di Kecamatan Tanjung Redeb, Selasa (14/10/2025).

Kegiatan kick off yang dihadiri mitra kerja Berau Coal, pelaku UMKM binaan PAMA, serta Pemkab Berau ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem UMKM di Bumi Batiwakkal.

Peluncuran LPB tersebut resmi dimulai dengan pemukulan gong oleh Direktur PT Pamapersada Nusantara, Abdul Nasir Maksum, bersama Sekretaris Pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), Ema Poedjiwati, yang disambut antusias oleh para peserta dan tamu undangan.

Bunyi gong menjadi simbol dimulainya perjalanan LPB PAMA Bakat Batiwakkal sebagai wadah pengembangan dan pemberdayaan pelaku UMKM di Kabupaten Berau.

Nasir mengatakan, kehadiran LPB PAMA Bakat Batiwakkal merupakan bentuk nyata kolaborasi antara PAMA dan YDBA dalam mendorong kemandirian pelaku usaha kecil di Berau.

“LPB PAMA Bakat Batiwakkal bukan sekadar lembaga pelatihan dan pendampingan, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas. Tujuannya menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, “Bakat” melambangkan potensi masyarakat Berau. Sementara, “Batiwakkal” diambil dari bahasa daerah yang berarti usaha yang dilakukan dengan ridha Tuhan.

“Jika digabung, artinya adalah mengembangkan bakat masyarakat dengan semangat batiwakkal untuk masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Sejak didirikan pada 2025, LPB ini telah aktif melakukan pembinaan terhadap 97 UMKM di berbagai kampung, seperti Long Lanuk, Tumbit Dayak, Gurimbang, Sukan Tengah, Tanjung Prangat, dan Sei Bebanir Bangun.

Pembinaan difokuskan pada tiga sektor utama, yaitu kuliner, perkebunan kakao, dan kerajinan tangan.

Nasir menyebut, berbagai pelatihan telah difasilitasi, mulai dari peningkatan kualitas produk, desain kemasan, strategi pemasaran, hingga dukungan pembiayaan.

“Kami ingin LPB PAMA Bakat Batiwakkal mampu memberi kontribusi nyata bagi perkembangan UMKM dan pada akhirnya memperkuat perekonomian daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Pengurus YDBA, Ema Poedjiwati, menuturkan, peluncuran LPB ini merupakan langkah penting dalam memperkuat sinergi antara Astra Group dan PAMA untuk mendukung pelaku usaha kecil di daerah.

“Dengan kick off LPB PAMA Bakat Batiwakkal, kami berharap lembaga ini bisa menjadi wadah belajar dan berlatih bagi para pelaku UMKM di Berau agar tidak hanya bertahan, tapi juga berkembang,” ujar Ema.

Dia menambahkan, pelatihan dasar mentalitas kewirausahaan telah dilakukan sejak September di dua lokasi, yaitu Site Binungan dan Site Gurimbang.

“Kami berharap langkah ini bisa menjadi awal bagi peningkatan ekonomi lokal sekaligus mengurangi pengangguran. LPB ini adalah modal awal bagi pelaku UMKM untuk terus maju,” harapnya.

Dengan hadirnya LPB PAMA Bakat Batiwakkal, sinergi antara dunia industri, pemerintah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan kemandirian UMKM di Kabupaten Berau. (*)