BERAU TERKINI – Ormas Gerakan Rakyat mendeklarasikan diri menjadi partai, bakal menjadi kendaraan politik Anies Baswedan.
Dalam Rakernas I Ormas Gerakan Rakyat disepakati perubahan bentuk organisasi menjadi partai politik.
Partai Gerakan Rakyat diketuai oleh Sahrin Hamid yang sebelumnya menjabat sebagai Ketum Ormas Gerakan Rakyat.
Partai yang identik dengan warna oranye ini juga menyampaikan langkah politik selanjutnya, yakni mempersiapkan kepengurusan di tingkat daerah.

Hal ini dilakukan agar memenuhi syarat sebagai partai politik peserta Pemilu di Pemilu berikutnya.
“Gerakan Rakyat secara resmi memutuskan bertransformasi menjadi Partai Gerakan Rakyat dan menetapkan @sahrinhamid sebagai Ketua Umum,” tulis akun Instagram @gerakanrakyat
“Partai akan membentuk kepengurusan pusat dan daerah, melengkapi administrasi, serta mengawal proses pendaftaran ke Kementerian Hukum dan HAM hingga memperoleh pengesahan badan hukum sebagai partai politik,” tambahnya.
Sementara itu, Ketum Partai Gerakan Rakyat Sahrin Hamid menyampaikan tujuan pembentukan Partai Gerakan Rakyat.
Yakni sebagai partai alternatif yang menjadi alat perjuangan semua lapisan masyarakat.

“Hari di mana kerinduan terhadap sebuah kekuatan politik alternatif, sebuah kekuatan partai politik alternatif, sebuah alat perjuangan alternatif yang lahir dari orang-orang kecil, yang lahir dari orang-orang biasa,” ujar Sahrin Hamid.
Dia juga berharap, Partai Gerakan Rakyat bisa berkontribusi dan mampu mewujudkan keinginan di mana tokoh Gerakan Rakyat yakni Anies Baswedan menjadi pemimpin Indonesia selanjutnya.
“Satu hal kita menginginkan Indonesia lebih adil dan makmur dan yang kedua kita menginginkan bahwa pemimpin nasional kita nanti Insyaallah adalah Anies Rasyid Baswedan,” jelasnya.
Diketahui, Anies Baswedan merupakan anggota Ormas Gerakan Rakyat.
Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu juga sering menyampaikan pidato dalam acara Ormas Gerakan Rakyat. Anies Baswedan juga hadir dalam Rakernas I Ormas Gerakan Rakyat.
