BERAU TERKINI – DPP Partai Golkar mencopot Adies Kadir dari posisi Anggota DPR RI.

Setelah Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach serta Eko Patrio dan Uya Kuya, kini giliran Adies Kadir yang dicopot dari posisi anggota DPR RI.

Hal itu dilakukan menyikapi dinamika aksi demonstrasi besar-besaran yang terjadi dalam tiga hari terakhir.

Sekjen Golkar Sarmuji dalam keterangan resminya mengatakan, Adies Kadir yang menjabat Wakil Ketua DPR RI kini dinonaktifkan dari posisinya.

DPP Partai Golkar juga menonaktifkan Adies Kadir dari posisi anggota DPR RI.

Sekjen Partai Golkar Sarmuji (Ist)
Sekjen Partai Golkar Sarmuji (Ist)

“DPP Partai Golkar menyampaikan rasa duka cita mendalam atas meninggalnya sejumlah warga negara Indonesia dalam berbagai peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini ketika mereka memperjuangkan aspirasi,” kata Sarmuji, Minggu (31/8/2025) dalam pernyataan resminya.

“Di sisi lain, DPP Partai Golkar menegaskan upaya partai untuk memperkuat disiplin dan etika bagi Anggota DPR RI
dari Partai Golkar. Berdasarkan pertimbangan itu, Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar resmi menonaktifkan saudara Adies Kadir sebagai Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, terhitung sejak Senin, 1 September 2025,” jelasnya.

Diketahui, pernyataan Adies Kadir sempat memicu kemarahan publik. Terlebih soal tunjangan perumahan anggota DPR RI.

Saat itu, Adies Kadir menilai tunjangan perumahan hingga Rp 50 juta sangat wajar bagi anggota DPR RI.

Dengan keputusan DPP Partai Golkar itu maka sudah ada empat anggota DPR RI yang dinonaktifkan oleh partainya masing-masing.

Mereka adalah Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Partai Nasdem dan Eko Patrio dan Uya Kuya dari PAN.