BERAU TERKINI — Pergantian kepemimpinan di tubuh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau membawa angin segar bagi upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Anang Saprani kini resmi mengemban amanah sebagai Kepala Disnakertrans menggantikan Zulkifli Azhari yang beralih tugas menjadi Kepala DLHK Berau.

Bagi mantan Kepala Satpol PP Berau ini, jabatan baru tersebut bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab besar yang menuntut pembuktian nyata.

Ia menyadari, sektor ketenagakerjaan memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda pembangunan daerah, terutama di tengah isu ancaman PHK massal yang membayangi.

“Ini tentu menjadi tantangan tersendiri. Namun saya optimistis, dengan dukungan dan kerja sama semua pihak, kita bisa meningkatkan kualitas tenaga kerja sekaligus menekan angka pengangguran,” ujar Anang, Rabu (8/4/2026).

Sebagai langkah perdana, Anang berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh program yang telah berjalan di Disnakertrans. 

Melalui rapat koordinasi internal, ia akan membedah setiap agenda guna mengidentifikasi mana saja program yang efektif memberikan dampak langsung dan mana yang masih memerlukan pembenahan.

Ia menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar mempertahankan program yang sudah baik, tetapi juga memperluas jangkauannya. 

Salah satu agenda yang menjadi perhatian khusus adalah pelaksanaan Job Fair atau bursa kerja yang selama ini dinilai sangat membantu para pencari kerja bertemu langsung dengan pihak perusahaan.

“Job Fair ini program yang bagus, dampaknya nyata. Ke depan akan kita kembangkan, baik dari sisi jumlah perusahaan yang terlibat maupun kualitas pelaksanaannya,” jelas Anang.

Anang menekankan, di bawah kepemimpinannya, program ketenagakerjaan tidak boleh lagi bersifat seremonial tanpa hasil terukur. 

Setiap kegiatan ke depan harus mampu menjawab kebutuhan pasar kerja secara nyata, termasuk melalui skema pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Guna mencapai target tersebut, ia akan mendorong kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan. 

Sinergi ini dianggap sebagai kunci utama dalam menciptakan angkatan kerja yang kompeten, siap pakai, dan memiliki daya saing tinggi.

“Tidak hanya mempertahankan yang sudah baik, tapi juga menghadirkan inovasi agar benar-benar berdampak bagi masyarakat,” paparnya.

Dengan semangat baru ini, Anang berharap dapat menghadirkan terobosan yang mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Berau secara luas melalui peluang kerja yang lebih terbuka.

“Fokus ke depan adalah memastikan setiap program berjalan efektif, tepat sasaran, dan mampu membuka peluang kerja yang lebih luas,” pungkasnya. (*)