BERAU TERKINI – Kabar gembira menyambangi para pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Berau menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Program Bonus Hari Raya (BHR) bagi para mitra driver mengalami lonjakan yang sangat signifikan.

Jika pada tahun lalu nominal BHR dikabarkan hanya berkisar Rp50 ribu, tahun ini nilainya meningkat drastis hingga menyentuh angka Rp900 ribu.

Ketua Garda Ojol Berau, Deni Firmansyah, menjelaskan, kenaikan BHR ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kementerian Ketenagakerjaan terkait pemberian bantuan hari raya kepada para mitra pengemudi aplikasi.

Berdasarkan data yang ada, besaran BHR yang diterima bervariasi tergantung pada jenis kendaraan dan platform yang digunakan.

Untuk aplikasi Gojek, pengemudi kendaraan roda dua bisa memperoleh BHR mulai dari Rp175 ribu hingga tertinggi Rp900 ribu.

Sementara itu, untuk driver Grab roda dua, bantuan berkisar antara Rp150 ribu hingga Rp850 ribu.

Bagi pengemudi kendaraan roda empat atau mobil, baik Gojek maupun Grab memberikan nominal yang sama, yakni mulai dari Rp200 ribu hingga menyentuh angka tertinggi Rp1,6 juta.

Namun, nasib berbeda tampaknya dialami oleh mitra driver platform lain.

“Kalau Maxim sih kita tidak ada info, belum ada dapat info dari teman-teman driver juga. Belum ada info kalau ada Bantuan Hari Raya,” ungkap Deni kepada Berauterkini, Kamis (5/3/2026).

Besaran pendapatan BHR tersebut ditentukan berdasarkan klasifikasi tiga tingkatan mitra, yaitu Mitra Juara, Mitra Andalan, dan Mitra Harapan. 

Perbedaan nominal di antara ketiganya sangat bergantung pada performa driver, total jam online, serta tingkat penyelesaian orderan setiap bulannya.

Mitra Juara menjadi kategori yang berhak mendapatkan nominal tertinggi. 

Kategori ini ditujukan bagi driver yang memiliki jam kerja di atas 200 jam setiap bulan, menyelesaikan sekitar 200 orderan, dan menjaga performa murni tetap di angka 100 persen.

Jika jam kerja kurang dari standar tersebut, status driver otomatis akan turun menjadi Mitra Andalan atau Mitra Harapan.

“Kalau harapan itu yang jelas dia kurang dari 100 jam saja dia sudah otomatis. Ya, dia kurang dari 100 jam. Penerimaannya juga di bawah 90 persen, penyelesaiannya juga di bawah 90 persen,” jelas Deni.

Proses pencairan dana BHR sendiri sudah mulai dilaksanakan secara bertahap sejak Rabu malam pukul 20.00 WITA, dan dijadwalkan terus berlangsung hingga 6 Maret mendatang.

Deni mewakili para driver menyatakan rasa terima kasihnya atas kenaikan yang cukup signifikan ini karena dinilai sangat membantu rekan-rekan pengemudi di lapangan.

Meski menyambut baik bantuan tersebut, ia juga menaruh harapan besar agar kebijakan ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. 

Selain bantuan tunai, ia berharap ada kebijakan terkait penurunan potongan komisi dari pihak aplikasi untuk meringankan beban driver. 

“Harapannya sih di tahun-tahun depan, atau di hari-hari besar lainnya, juga ada bantuan-bantuan seperti ini ke driver, karena kondisi pendapatan saat ini tidak baik-baik saja sebenarnya,” pungkas Deni. (*)